SAMPIT – Persoalan banjir kembali menghantui warga Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Akses Jalan Cristopel Mihing, tepatnya dari SPBU Baamang Tengah hingga Masjid Jami Darussallam RT 32 RW 08, selalu terendam air setiap kali hujan turun, dan ironisnya terjadi di titik yang sama.
Kondisi ini bukan kejadian baru. Warga menyebut banjir kerap muncul meski hujan hanya berlangsung satu hingga dua jam. Air dengan cepat menggenangi badan jalan hingga menyulitkan aktivitas warga, bahkan merembet ke rumah-rumah di sekitarnya.
“Setiap hujan satu atau dua jam pasti jalan terendam. Lokasinya itu-itu saja,” kata Rahim pada Jumat 30 Januari 2026.
Ia mengungkap sudah lebih dari satu tahun hal serupa terjadi berulang. Menurutnya masalah ini terjadi bukan karena curah hujan yang tinggi semata melainkan sistem drainase yang tidak memadai.
“Drainase tersumbat mungkin jadi salah satu penyebabnya,” ungkapnya.
Rahim menilai ada unsur pembiaran oleh pihak berwenang yang mengatasi masalah ini. Menurutnya dampak daripada hal tersebut sangat dirasakan oleh warga terlebih yang memilik usaha di sekitar jalan itu
“Sepertinya memang dibiarkan, kasian warga yang rumahnya. Apalagi yang jualan, pembeli jadi malas untuk berhenti,” bebernya.
Dirinya berharap masalah ini dapat perhatian dari pihak berwajib agar hal serupa bisa segera diatasi dan tidak berulang.
“Mudah-mudahan saja diperhatikan sesegera mungkin,” pungkasnya.
(Utomo)












