Tragis! Pemuda 22 Tahun Meninggal Dunia Diduga Tersengat Listrik di Gudang Penggilingan Padi Lampuyang

IST/BERITA SAMPIT - TKP korban tersengat listrik, EAW (22).

SAMPIT tragis menggegerkan warga Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Timur (Kotim). Seorang pemuda berinisial EAW (22) ditemukan meninggal dunia secara mengenaskan di dalam gudang penggilingan padi milik Kelompok Tani (Gapoktan) Sinar Harapan. Korban diduga kuat tewas akibat tersengat arus listrik.

Insiden nahas tersebut terjadi pada Rabu, 28 Januari 2026. Korban yang diketahui masih berstatus pelajar itu ditemukan dalam kondisi terbujur kaku di pintu gudang penggilingan padi, sehingga menimbulkan kepanikan warga sekitar.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain, melalui Kasi Humas Polres Kotim AKP Edy Wiyoko, menjelaskan bahwa tersebut diketahui sekitar pukul 16.30 WIB. Polisi menerima laporan adanya seorang laki-laki yang ditemukan tidak bernyawa di pintu gudang penggilingan padi.

“Petugas Polsek Jaya Karya langsung mendatangi TKP dan berkoordinasi dengan pihak medis. Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh petugas Rumah Sakit Samuda, korban dinyatakan meninggal dunia diduga akibat tersengat arus listrik,” jelas Edy pada Jumat 30 Januari 2026.

Ia menyebut bahwa pada tubuh korban ditemukan luka bakar yang diduga kuat akibat sengatan listrik. Dirinya mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap instalasi listrik, khususnya di area gudang, tempat kerja, dan fasilitas umum, untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.

“Pada tubuh korban ditemukan luka bakar di bagian perut sebelah kiri yang diduga bekas sengatan,” pungkasnya.

(Utomo)

baca juga ...  Dewan Terkejut Gaji Guru Honorer di Kotim Rp 300 Ribu
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!