KUALA KAPUAS – Wakil Bupati Kapuas Dodo menegaskan bahwa persoalan konektivitas infrastruktur jalan antar kecamatan masih menjadi kebutuhan paling mendesak yang mengemuka dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kecamatan Kapuas Hulu untuk perencanaan tahun 2027.
Hal tersebut disampaikan Dodo saat memberikan keterangan, Sabtu 31 Januari 2026, setelah sebelumnya menghadiri langsung pelaksanaan Musrenbang tingkat Kecamatan Kapuas Hulu yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Kapuas Hulu, Selasa 27 Januari 2026.
Menurut Dodo, forum Musrenbang kecamatan menjadi ruang strategis bagi pemerintah daerah untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, khususnya terkait kendala pembangunan yang selama ini dirasakan di wilayah pedalaman.
Ia menyebutkan, mayoritas usulan yang disampaikan masyarakat masih berfokus pada peningkatan infrastruktur dasar, terutama kondisi jalan penghubung antar kecamatan yang dinilai belum berfungsi optimal.
Beberapa ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Kapuas Hulu dengan Pasak Talawang dan Mandau Talawang, lanjutnya, menjadi perhatian serius karena memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas warga dan distribusi hasil ekonomi masyarakat.
Dodo menjelaskan, ketersediaan akses jalan yang baik tidak hanya berdampak pada kelancaran transportasi, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan lahan untuk pemukiman dan kegiatan ekonomi, terutama bagi masyarakat di wilayah yang rawan terdampak banjir.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kapuas tetap berkomitmen melanjutkan pembangunan infrastruktur melalui program unggulan “1 Miliar 1 Desa”, meskipun APBD tahun 2026 mengalami penyesuaian anggaran yang cukup signifikan.
Melalui hasil Musrenbang Kecamatan Kapuas Hulu tersebut, Dodo berharap perencanaan pembangunan RKPD Kabupaten Kapuas Tahun 2027 dapat lebih tepat sasaran, berkeadilan, serta mampu mendorong pemerataan pembangunan antar wilayah. (denny)












