JAKARTA – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin, memberikan apresiasi dan ucapan selamat atas peringatan Dies Natalis Universitas Indonesia (UI) ke-76 yang jatuh pada hari ini 2 Februari 2026.
Dalam pernyataannya, Menteri Mukhtarudin menekankan peran krusial UI sebagai institusi pendidikan tinggi tertua dan utama di tanah air dalam membentuk masa depan bangsa.
Menteri Mukhtarudin berharap UI terus konsisten dalam menjaga marwahnya sebagai kiblat riset dan inovasi.
“Selamat Dies Natalis ke-76 untuk Universitas Indonesia. Semoga UI terus menjadi pusat keilmuan dan riset berkelas dunia, serta menjadi motor penggerak pembangunan Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Mukhtarudin.
Sinergi Tema: Unggul dan Impactful
Menteri Mukhtarudin juga menyoroti relevansi tema perayaan tahun ini, yaitu “UI Unggul Impactful, Fondasi Mandiri, Akselerasi Dampak.” yang menurutnya, semangat untuk memberikan dampak nyata sangat sejalan dengan upaya pemerintahan Prabowo-Gibran dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk para pekerja migran.
“Tema ‘Akselerasi Dampak' adalah panggilan untuk kita semua. Universitas Indonesia memiliki kapasitas besar untuk memberikan solusi nyata atas tantangan global, termasuk dalam mencetak talenta-talenta unggul yang mampu bersaing di kancah internasional secara mandiri dan bermartabat,” imbuh Menteri Mukhtarudin.
Harapan untuk Masa Depan
Melalui momentum Dies Natalis ini, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia berharap dapat terus bersinergi dengan dunia akademisi dalam penguatan Riset terutama terkait kebijakan perlindungan dan tata kelola pekerja migran.
Selain itu, kata Menteri, pengembangan SDM juga penting agar bisa memastikan lulusan perguruan tinggi mampu menjadi agen perubahan di berbagai sektor.
“Pembangunan Inklusif mampu menciptakan sistem ekonomi dan sosial yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” pungkas Menteri P2MI Mukhtarudin.
Peringatan Dies Natalis UI ke-76 ini menjadi simbol perjalanan panjang UI dalam mengabdi kepada negeri, sekaligus pengingat akan tanggung jawab besar untuk membawa Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.
(adista)












