SAMPIT – Kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait dugaan pengeroyokan terhadap seorang pria remaja yang videonya viral di media sosial, meski hingga kini belum menerima laporan resmi dari pihak korban.
Video berdurasi 19 detik tersebut memperlihatkan seorang remaja diduga menjadi korban pengeroyokan oleh beberapa orang yang disebut-sebut sebagai oknum perguruan silat. Peristiwa dalam video itu disebut terjadi di wilayah Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Ketapang, AKP Anis, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya telah mengetahui adanya video viral tersebut.
Namun, ia menyebut belum ada laporan yang masuk ke kepolisian.
“Belum mas, sementara kita juga masih lidik,” ujar AKP Anis singkat saat dikonfirmasi, Selasa 10 Februari 2026.
AKP Anis menambahkan, meskipun belum ada laporan resmi, pihak kepolisian tetap melakukan penelusuran awal untuk memastikan kebenaran informasi dalam video serta mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat.
Video tersebut menuai kecaman dari masyarakat dan warganet yang mengecam aksi kekerasan itu serta berharap aparat segera bertindak tegas.
Polisi pun mengimbau masyarakat, khususnya pihak korban, agar segera melapor jika merasa dirugikan agar proses hukum dapat berjalan sesuai prosedur.
Hingga kini, kepolisian masih mengumpulkan informasi dan mendalami dugaan peristiwa tersebut.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh video yang beredar di media sosial.
Warga diminta tidak menyebarkan ulang konten kekerasan tersebut serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum.
Polisi menegaskan akan menindaklanjuti informasi yang ada sesuai dengan prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.
(Jimmy)












