PALANGKA RAYA – Pembangunan dan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dinilai berpotensi membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat di Kalimantan Tengah (Kalteng), baik pada tahap konstruksi maupun operasional.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalteng, Herson B. Aden, mengatakan keberadaan SPPG diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi langsung, terutama dalam penyerapan tenaga kerja lokal dan peningkatan aktivitas ekonomi daerah.
Hal tersebut disampaikan Herson saat menghadiri secara virtual Peresmian dan Groundbreaking Pembangunan 1.179 SPPG serta Peresmian 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri oleh Presiden Republik Indonesia dari Markas Polda Kalteng, Jumat, 13 Februari 2026.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi atas komitmen pemerintah pusat dalam memperkuat sarana dan prasarana melalui operasionalisasi dan pembangunan SPPG ini,” ujar Herson.
Ia menjelaskan, selain mendukung peningkatan kualitas pelayanan, pembangunan SPPG juga memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan aktivitas di sektor konstruksi, distribusi logistik, dan usaha pendukung lainnya.
“Selain meningkatkan kualitas pelayanan, program ini juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui peningkatan aktivitas sektor konstruksi, distribusi logistik, serta peluang usaha pendukung lainnya,” katanya.
Menurutnya, pembangunan dan operasional fasilitas tersebut juga membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan perputaran ekonomi di daerah.
“Bapak Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran berharap keberadaan SPPG ini dapat mendorong penyerapan tenaga kerja lokal serta meningkatkan perputaran ekonomi di wilayah Kalimantan Tengah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah siap mendukung sinergi lintas sektor agar manfaat ekonomi dari program tersebut dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
“Pemerintah Provinsi siap mendukung sinergi lintas sektor agar manfaat ekonomi dari program ini dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” pungkas Herson.
(Sya'ban)












