Dikeroyok Satpam Perusahaan Sawit, Warga Pasir Putih Tempuh Jalur Hukum

UTOMO/BERITA SAMPIT - Korban saat tergelatak usai mengalami penganiayaan dilahan PT MAP.

SAMPIT — Seorang warga Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Timur, , melaporkan dugaan pengeroyokan yang dialaminya ke polisi. Insiden tersebut terjadi pada Rabu 18 Februari 2026, di kawasan perkebunan kelapa sawit wilayah Sampit.

Korban bernama Bayu mengaku menjadi sasaran kekerasan setelah memungut brondolan buah sawit di lahan yang diklaim sebagai milik masyarakat. Ia menyebut dikeroyok oleh tiga orang, salah satunya diduga oknum satpam perusahaan kelapa sawit, sementara dua lainnya disebut berpakaian sipil dengan ciri menyerupai aparat.

“Satunya satpam. Satu lagi menggunakan baju biasa celana coklat, dan satunya menggunakan baju biasa celana loreng tentara,” kata Bayu.

Ia menjelaskan awalnya ia ditendang dari belakang hingga terjatuh. Kemudian dipukul hingga hampir pingsan. Akibat kejadian itu ia mengalami luka dan memar di bagian kepala.

“Habis ditendang saya dipukul dari depan tetapi tidak kena, lalu saya dipukul dari belakang kena mata dan pelipis sampai hampir pingsan dan penglihatan saya berkunang-kunang,” ujarnya.

Tak sampai disitu, ia mengaku bahwa lehernya dipiting hingga akhirnya ada temannya yang datang menghampiri dirinya yang diseret menuju pos portal kilometer 18.

“Saya dicekik dari belakang dan diseret menuju pos,” ungkapnya.

Dirinya yang merasa keberatan atas tindakan itu akhirnya melapor kejadian itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Kotim dengan membawa dua orang saksi.

“Ini saya masih menunggu saksinya datang biar bisa lanjut laporan,” bebernya.

Sementara itu, pihak keluarga korban, Ernawati juga mengungkapkan adanya kericuhan lanjutan antara warga dan satpam, bahkan seorang kerabat mengaku sempat didorong hingga terjatuh ke parit dan mengalami pembengkakan di tangan kanan.

“Untung paritnya tidak ada air. Tangan saya sampai bengkak,” pungkasnya.

(Utomo)

baca juga ...  Kipas Angin Jadi Sasaran, Mushola Al Barkah Dibobol Maling Subuh Hari
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!