SUKAMARA – Sebanyak 87 lapak pedagang menjajakan aneka kue tradisional dan hidangan menu berbuka puasa di Pasar Ramadan yang digelar di kawasan Tepian Jelai.
Beragam kuliner khas daerah hingga jajanan kekinian tersaji untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang berburu takjil menjelang waktu berbuka. Antusiasme pengunjung terlihat sejak sore hari, memadati area lapak yang telah ditata panitia.
Ketua Pelaksana Festival Ramadan dan Pasar Ramadan 1447 Hijriah, Arif Rahman Hakim, menerangkan bahwa jumlah pendaftar UMKM tahun ini membludak.
“Ada 248 UMKM yang mendaftar untuk ikut serta dalam Pasar Ramadan. Namun yang dapat tertampung hanya 87 pelaku usaha, sesuai dengan jumlah lapak yang tersedia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk membantu dan mengakomodasi para pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya. Melalui momentum Ramadan, para pelaku usaha diharapkan mendapatkan ruang promosi sekaligus peningkatan pendapatan.
“Kegiatan ini diharapkan mampu memotivasi kreativitas para pelaku UMKM agar usaha kecil yang dikelola dapat tumbuh menjadi lebih maju dan berkembang,” katanya.
Arif menambahkan, Pasar Ramadan bukan hanya menjadi pusat transaksi jual beli, tetapi juga bagian dari upaya menggerakkan ekonomi daerah.
“Saya berharap Pasar Ramadan ini dapat semakin menyemarakkan suasana Ramadan, memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan perputaran ekonomi pelaku UMKM di Kabupaten Sukamara, serta mendatangkan berkah bagi seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya. (enn)












