PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran, berkomitmen melakukan akselerasi sektor kesehatan dengan meningkatkan jumlah tenaga medis ahli. Pemerintah Provinsi Kalteng kini memfokuskan program pencetakan dokter spesialis guna menjamin akses kesehatan yang merata serta menjawab tantangan keterbatasan tenaga medis di sejumlah wilayah.
Agustiar mengungkapkan, saat ini puluhan tenaga medis telah berhasil menyelesaikan pendidikan spesialisasi melalui dukungan program pemerintah daerah. Keberhasilan ini menjadi fondasi awal untuk memperkuat sistem rujukan kesehatan di seluruh pelosok Bumi Tambun Bungai.
“Karena kami Pemerintah Provinsi Kalteng punya program dokter spesialis, sekarang ada kurang lebih 51 orang yang sudah menyandang gelar doktor spesialis,” ujar Agustiar Sabran usai peluncuran Kartu Huma Betang Sejahtera, Jumat, 20 Februari 2026.
Gubernur menargetkan jumlah tenaga ahli tersebut terus bertambah hingga dua kali lipat dalam waktu dekat. Target ini dipasang untuk memastikan distribusi dokter spesialis tidak hanya terpusat di ibu kota provinsi, melainkan mampu menjangkau fasilitas kesehatan di daerah terpencil.
“Dan juga kami targetkan mungkin jumlah 100 dokter spesialis yang ada di Kalteng, karena untuk membantu kabupaten kota yang tidak ada dokter spesialisnya,” tambahnya.
Selain kesehatan, Agustiar juga memaparkan program penguatan kesejahteraan melalui pemberian insentif bagi perangkat adat dan tokoh agama.
“Selain itu kami juga ada insentif RT, damang, mantir, pendeta, pastor, basir, ustad, ustazah se-Kalteng. Program kami memang dari desa pendataannya,” pungkasnya.
(Syauqi)












