PANGKALAN BUN – Upaya mencerdaskan anak bangsa terus digalakkan oleh jajaran kepolisian di Kalimantan Tengah. MelaluiĀ Ditpolairud Polda Kalteng, Mako Perwakilan Pendulangan secara konsisten memfasilitasi Pondok Baca Melek Huruf (PBMH) bagi anak-anak di pesisir sungai.
PBMH yang berlokasi di Desa Tanjung Putri, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, tampak ramai dikunjungi anak-anak di bantaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Arut. Fasilitas ini menjadi ruang belajar alternatif yang menyenangkan bagi mereka di luar jam sekolah formal.
PBMH merupakan salah satu program unggulan Ditpolairud Polda Kalteng yang dibuka setiap hari. Tujuannya jelas, untuk memperluas wawasan anak-anak serta meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah yang sulit dijangkau akses literasi konvensional.
Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, melalui Dirpolairud Kombes Pol. Dony Eka Putra, menjelaskan bahwa keberadaan pondok baca ini memiliki peran strategis.
“PBMH memainkan peran penting dalam membantu menjembatani kesenjangan informasi dengan cara menyediakan akses gratis untuk mendapatkan ilmu pengetahuan bagi masyarakat, khususnya anak-anak,” ujar Kombes Pol. Dony Eka Putra.
Program ini tidak hanya sekadar menyediakan tempat duduk dan buku, tetapi juga bertujuan membangun semangat belajar generasi muda agar lebih giat lagi.
Dengan adanya pendampingan dari personel Ditpolairud, anak-anak merasa lebih aman dan termotivasi dalam bereksplorasi dengan buku bacaan.
Ke depan, Ditpolairud Polda Kalteng berkomitmen untuk terus mengembangkan program literasi ini. Rencananya, fasilitas di setiap pondok baca maupun Kapal Melek Huruf akan terus ditambah guna menciptakan generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berdaya saing global.
Kehadiran Polri di tengah masyarakat pesisir ini membuktikan bahwa tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai penggerak sosial dan pendidikan. (im/bs)












