NANGA BULIK – Untuk memastikan kesiapan dan perlindungan kesehatan bagi calon jamaah haji tahun 1447 Hijriah, BPJS Kesehatan Kabupaten Lamandau melaksanakan sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada calon jamaah haji di daerah tersebut.
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamandau, guna memastikan seluruh jamaah memiliki status kepesertaan JKN yang aktif sebelum keberangkatan ibadah haji pada awal Mei 2026 mendatang.
Sosialisasi tersebut dilaksanakan pada Rabu, 19 Februari 2026, bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lamandau. Dalam kegiatan ini, para calon jamaah haji diberikan pemahaman mengenai pentingnya kepesertaan aktif JKN sebagai bentuk perlindungan kesehatan sebelum, selama, dan setelah menunaikan ibadah haji.
Selain itu, BPJS Kesehatan juga melakukan pemeriksaan status kepesertaan JKN seluruh calon jamaah.
Bagi calon jamaah yang belum terdaftar sebagai peserta JKN maupun yang status kepesertaannya tidak aktif, BPJS Kesehatan akan menindaklanjuti melalui langkah-langkah administrasi agar kepesertaan dapat diaktifkan sebelum jadwal keberangkatan. Hal ini dilakukan sebagai upaya memastikan tidak ada hambatan dari sisi perlindungan kesehatan bagi jamaah.
Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Sampit, Iwan Kurnia, menegaskan bahwa kepesertaan aktif dalam program JKN merupakan bagian penting dari kesiapan fisik dan kesehatan calon jamaah haji.
“BPJS Kesehatan berkomitmen untuk memastikan seluruh calon jamaah haji asal Kabupaten Lamandau telah terdaftar dan memiliki status kepesertaan JKN yang aktif sebelum keberangkatan,” ucapnya.
Sementara itu, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Lamandau bersama BPJS Kesehatan terus melakukan koordinasi dan pendampingan guna membantu calon jamaah dalam proses administrasi kepesertaan JKN.
Perhatian terhadap aspek kesehatan calon jamaah menjadi salah satu prioritas utama agar pelaksanaan ibadah haji dapat berjalan dengan lancar dan aman.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh calon jamaah haji 1447 Hijriah Kabupaten Lamandau telah memiliki perlindungan kesehatan yang optimal sebelum keberangkatan pada awal Mei 2026. Dengan demikian, jamaah dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan tenang, aman, dan penuh kekhusyukan tanpa terkendala aspek layanan kesehatan.(im/adv/bs)












