SAMPIT – Menjelang libur panjang Hari Raya Idulfitri, DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengingatkan pengelola objek wisata agar meningkatkan aspek keselamatan bagi para pengunjung.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kotim Riskon Fabiansyah menyampaikan bahwa saat momen libur Lebaran biasanya berbagai destinasi wisata akan dipadati masyarakat. Kondisi tersebut dinilai perlu diantisipasi dengan langkah-langkah pencegahan untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan.
Ia mencontohkan beberapa waktu lalu terjadi kasus anak tenggelam di kawasan Danau Alam Salju Jenderal Sudirman Km6 yang menjadi perhatian bersama. Peristiwa tersebut diharapkan menjadi pelajaran agar pengelola wisata lebih memperhatikan aspek keamanan.
Menurutnya, pengelola tempat wisata di Kotim sebaiknya memasang papan rambu-rambu peringatan di titik-titik yang dianggap rawan kecelakaan.
Selain itu, papan pengumuman atau imbauan juga perlu dipasang agar para pengunjung, khususnya orang tua, dapat lebih memperhatikan aktivitas anak-anak saat berada di lokasi wisata.
“Paling tidak pengelola wisata memasang papan peringatan di titik rawan, serta imbauan agar orang tua selalu mengawasi anak-anak selama berada di kawasan wisata,” ujarnya.
Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya mengantisipasi meningkatnya kunjungan masyarakat saat libur Lebaran. Dengan adanya peringatan tersebut, diharapkan pengunjung dapat lebih waspada sehingga risiko kecelakaan bisa diminimalkan.
Riskon juga meminta pemerintah daerah melalui organisasi perangkat daerah terkait agar bersikap tegas terhadap pengelola wisata yang mengabaikan aspek keselamatan pengunjung.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki kewenangan untuk memberikan sanksi kepada pengelola wisata yang tidak menyediakan rambu peringatan keselamatan.
“Jika pengelola sengaja tidak memasang papan peringatan atau rambu keselamatan dan kemudian terjadi kecelakaan, pemerintah daerah berhak memberikan sanksi mulai dari peringatan tertulis hingga pencabutan izin usaha wisata tersebut,” tegasnya.
Ia berharap dengan adanya imbauan ini, seluruh pihak dapat meningkatkan kewaspadaan sehingga selama libur Idulfitri tidak terjadi lagi insiden kecelakaan di kawasan wisata. (nardi)












