LAMANDAU – Finalis Putri Indonesia Kalimantan Tengah 2026, Farhika Deninta Bungas, mengunjungi sejumlah lokasi wisata dan budaya di Kabupaten Lamandau, Minggu 8 Maret 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengenal lebih dekat potensi wisata alam dan budaya yang dimiliki daerah tersebut.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi wisata, adat, dan budaya Lamandau ke tingkat nasional melalui ajang Putri Indonesia.
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Desa Wisata Riam Tinggi, Kecamatan Delang. Di kawasan tersebut, Farhika mengunjungi sejumlah situs budaya dan objek wisata alam, seperti situs peninggalan budaya Sandung, objek wisata Riam Batu Rajo, serta Rumah Betang.
Finalis yang akrab disapa Kara Bungas itu mengaku bangga bisa melihat langsung kekayaan alam dan budaya yang dimiliki Kabupaten Lamandau.
“Terima kasih atas sambutan yang luar biasa dari masyarakat. Saya banyak belajar dari pertemuan ini, dan warga juga memberikan banyak ilmu untuk dipelajari. Tentunya pengetahuan ini sangat berguna bagi saya untuk mengikuti ajang pemilihan Putri Indonesia,” ujar Kara.
Sementara itu, Analis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kabupaten Lamandau, Rodias Hendi, mengatakan selama berada di Lamandau, finalis Putri Indonesia Kalteng tersebut dijadwalkan mengunjungi sejumlah desa untuk mengenal budaya Dayak secara langsung.
“Selain Desa Riam Tinggi, rencananya juga akan mengunjungi Kelurahan Kudangan dan Desa Penyombaan, dengan agenda mengenal adat budaya Dayak, seperti berladang, balayah lanting atau menyusuri sungai menggunakan lanting bambu, serta mengeksplor potensi wisata alam,” jelas Rodias.
Kunjungan tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Selama kegiatan itu, finalis Putri Indonesia Kalteng akan menggali berbagai potensi wisata dan kearifan lokal masyarakat untuk diperkenalkan secara lebih luas di tingkat nasional. (andre)












