PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menegaskan bahwa pembangunan tidak semata-mata diukur dari pembangunan fisik seperti jalan, jembatan, atau gedung.
Menurutnya, kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakat juga menjadi bagian penting dari makna pembangunan.
Hal tersebut disampaikan Agustiar saat memberikan sambutan dalam kegiatan penyaluran bantuan pangan Presiden yang dirangkai dengan Gerakan Pangan Murah di halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur, Kamis, 12 Maret 2026.
Dalam kesempatan itu, ia mengatakan pemerintah memiliki tanggung jawab menghadirkan program-program yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan.
“Pembangunan itu bukan hanya membangun jalan atau sekolah, tapi juga membangun kebahagiaan masyarakat. Kegembiraan bapak ibu sekalian adalah kebahagiaan kami juga,” ujar Agustiar.
Menurutnya, kehadiran berbagai program bantuan sosial, termasuk bantuan pangan dan kegiatan Gerakan Pangan Murah, merupakan salah satu bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kondisi masyarakat.
Ia menilai program-program tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga daya beli, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.
Agustiar juga menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan pemerintah harus tepat sasaran dan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Bantuan ini untuk orang yang berhak menerima, bukan orang yang sudah berkecukupan. Kalau ada yang salah lihat sedikit itu wajar, yang penting kita ingin memperbaiki,” katanya.
Selain bantuan dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menjalankan sejumlah program sosial lainnya, seperti Kartu Huma Betang Sejahtera, bantuan pangan murah, serta bantuan tunai pada momentum hari-hari besar.
Ia berharap berbagai program tersebut dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.
Di sisi lain, penyaluran bantuan pangan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk Kalimantan Tengah pada periode Februari-Maret 2026 mencapai 205.140 paket yang diperuntukkan bagi masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah.
(Sya'ban)












