Alimudin Kolatlena: Komitmen Pendidikan Presiden Prabowo Nyata, Dari Sekolah Rakyat Hingga Kesejahteraan Guru

Anggota Komisi VIII DPR RI Alimudin Kolatlena.

JAKARTA – Anggota Komisi VIII DPR RI, Alimudin Kolatlena, memberikan apresiasi tinggi terhadap visi besar Presiden Prabowo Subianto dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia.

Menurut Kolatlena, kepedulian Presiden bukan sekadar retorika , melainkan komitmen konkret yang telah teruji lewat berbagai aksi nyata.

Pendidikan sebagai Pilar Transformasi

Alimudin menekankan bahwa Presiden Prabowo memandang pendidikan sebagai kunci utama transformasi bangsa. Salah satu bukti otentik yang disoroti adalah inisiasi Sekolah Rakyat yang berfokus pada akses pendidikan bagi kalangan akar rumput.

“Presiden Prabowo memiliki insting kerakyatan yang kuat. Kehadiran Sekolah Rakyat menjadi bukti bahwa beliau ingin memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal dalam mendapatkan akses ilmu pengetahuan, terlepas dari latar belakang ekonominya,” ujar Alimudin, Sabtu 14 Maret 2026.

Perhatian Serius Terhadap Nasib Guru

Selain infrastruktur dan akses, Alimudin juga memuji fokus Presiden terhadap kesejahteraan guru. Ia menilai Prabowo memahami bahwa kualitas pendidikan sangat bergantung pada kualitas dan ketenangan hidup para tenaga pendidik.

“Pak Presiden sangat memahami bahwa guru adalah ujung tombak peradaban. Perhatian Presiden terhadap peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru menunjukkan komitmen untuk memperbaiki sistem pendidikan dari akarnya,” beber Kolatlena.

Harapan ke Depan

Sebagai mitra kerja pemerintah, Alimudin menyatakan Komisi VIII siap mengawal kebijakan-kebijakan strategis tersebut agar selaras dengan kebutuhan masyarakat di daerah, terutama di wilayah-wilayah yang masih minim akses pendidikan berkualitas.

“Sinergi antara visi Presiden dan implementasi di lapangan akan membawa Indonesia lebih dekat menuju target Indonesia Emas 2045,” pungkas Alimudin Kolatlena.

(adista)

baca juga ...  Satu Cahaya Ribuan Kisah, Solidaritas Migran Untuk Kemanusiaan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!