SAMPIT – Arus mudik Lebaran melalui jalur laut di Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, terpantau masih berjalan lancar dan terkendali, Rabu 18 Maret 2026.
Kepala Posko Angkutan Laut Lebaran Pelabuhan Sampit Gusti Muchlis menyampaikan bahwa pada H-3 Lebaran, aktivitas penumpang cukup tinggi namun tetap dalam kondisi aman berkat koordinasi lintas instansi.
“Untuk hari ini, KM Kelimutu mengangkut sebanyak 1.400 penumpang dengan tujuan Sampit–Semarang. Ini merupakan kapal kelima yang beroperasi dalam arus mudik kali ini,” ujar Gusti Muchlis.
Ia menjelaskan, jumlah penumpang yang turun di Sampit pada hari ini mencapai 958 orang. Sementara itu, penumpang yang berangkat dari Sampit menuju Pulau Jawa tercatat sebanyak 5.483 orang.
Selain KM Kelimutu, lanjutnya, pada hari yang sama juga dijadwalkan kedatangan beberapa kapal lainnya. KM Kirana III tiba di Sampit dari Surabaya dengan jumlah penumpang turun sebanyak 144 orang, kemudian KM Dharma Rucitra VI dengan 74 penumpang turun di Sampit pukul 18.00 WIB.
“Untuk arus mudik tercatat ada tujuh keberangkatan kapal, sementara arus balik ada lima call kapal yang masuk,” jelasnya.
Kondisi arus mudik hingga H-3 masih dalam keadaan aman, lancar, dan terkendali. Hal ini tidak terlepas dari sinergi dan koordinasi seluruh stakeholder yang terlibat dalam pengamanan dan pelayanan angkutan laut.
“Penjualan tiket juga sudah habis, sesuai dengan kapasitas maksimal penumpang. Untuk KM Kelimutu kapasitasnya 1.400 orang,” tambahnya.
Sementara itu, untuk kapal milik Dharma Lautan Utama, jumlah penumpang juga telah disesuaikan dengan kapasitas dan dispensasi yang diberikan. KM Kirana III mengangkut sekitar 700 penumpang, sedangkan KM Dharma Rucitra VI berkisar 500 orang. (nardi)












