PALANGKA RAYA – Ojek online (ojol), petugas kebersihan, serta lembaga sosial di Kota Palangka Raya menerima paket sembako gratis dalam kegiatan Pasar Murah yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur, Rabu, 18 Maret 2026.
Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa program tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat, khususnya kelompok pekerja yang menjadi tulang punggung keluarga.
“Saya tahu bapak ibu semua adalah tulang punggung keluarga, yang setiap hari bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidup,” ujarnya.
Menurut Gubernur, kegiatan pasar murah ini digelar untuk meringankan beban masyarakat, terutama menjelang Idulfitri, di mana harga bahan pokok cenderung mengalami kenaikan.
“Kami ingin hadir membantu bapak ibu semua. Menjelang Idulfitri, harga bahan pokok biasanya naik dan ini tentu menyulitkan masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan, meskipun pemerintah tengah melakukan efisiensi anggaran, program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat tetap menjadi prioritas.
“Kami ingin masyarakat merasa aman dan tenang, tidak mengkhawatirkan kebutuhan pokok sehari-hari, sehingga Hari Raya Idulfitri dapat dirayakan dengan penuh kebahagiaan,” ungkapnya.
Selain itu, Gubernur juga memperkenalkan program unggulan Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang mencakup bantuan di berbagai sektor, mulai dari pangan, pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi.
“Saya mengajak bapak ibu semua untuk ikut mengawal pelaksanaan KHBS agar tepat sasaran dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” pungkasnya.
Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Kalteng menyediakan sebanyak 2.052 paket sembako yang terdiri dari 5 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir, dan 2 liter minyak goreng dengan total nilai Rp145.500 per paket.
Paket tersebut awalnya disubsidi sebesar Rp135.500 oleh pemerintah, kemudian ditambah subsidi langsung oleh Gubernur, sehingga masyarakat dapat menerima sembako secara gratis.
Selain sembako, Gubernur juga menyerahkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pengemudi ojek online sebesar Rp100 ribu per orang, serta menyalurkan bantuan zakat, infak, dan sedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) secara simbolis.
(Sya'ban)












