SAMPIT – Personel Kapal Polisi XVIII-2005 Ditpolairud Polda Kalteng menunjukkan kesiapsiagaan dan respons cepat dalam pelaksanaan operasi Search and Rescue (SAR) terhadap hilangnya seorang anak buah kapal (ABK) dari TK Marine Jaya II, Selasa 24 Maret 2026.
Kejadian tersebut bermula saat kapal tagbuot TK Marine Jaya II yang sedang dalam posisi digandeng oleh tugboat Ocean Marine 2, mengangkut muatan Crude Palm Oil (CPO), dilaporkan kehilangan satu orang crew di perairan wilayah hukum Polda Kalteng.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Kapal Polisi XVIII-2005 segera bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan pencarian. Dengan mengedepankan profesionalisme dan standar operasional prosedur (SOP) SAR, tim Kapal Polisi XVIII-2005 melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan memperhatikan kondisi cuaca serta arus perairan.
Upaya pencarian dilakukan secara intensif dengan memperluas area pencarian guna meningkatkan kemungkinan ditemukannya korban.
Selain itu, personel juga berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk kru kapal Ocean Marine 2 serta unsur SAR lainnya, guna memperoleh informasi akurat terkait kronologi kejadian dan titik terakhir korban terlihat. Hal ini menjadi acuan penting dalam menentukan pola pencarian yang efektif.
Dirpolairud Polda Kalteng Kombes Pol. Dony Eka Putra, menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan situasi darurat di wilayah perairan.
“Kesiapsiagaan yang ditunjukkan oleh personel Kapal Polisi XVIII-2005 merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” ucap Kombes Pol. Dony Eka Putra.(im/bs)












