PANGKALAN BUN – Jenazah Almarhumah Prof. Dr. Birute Mary Galdikas, rencananya akan dikebumikan di Pangkalan Bun, samping makam suaminya Almarhum Bohap Bin Jalan, sekitar 10 meter samping kiri kediaman Almarhumah di Desa Pasir Panjang, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Hal tersebut disampaikan Uncum Ronda, mantan Kades yang juga salah seorang Tokoh Adat Dayak Desa Pasir Panjang, saat melakukan pembersihan lokasi makam bersama sejumlah warga.
“Sepertinya resmi akan dikebumikan di Pangkalan Bun, karena Beliau saat detik-detik terahir menghembuskan nafasnya minta dikebumikan disamping kuburan suaminya Almarhum Bohap Bin Jalan, hal ini disampaikan keluarganya, dari Amerika,” katanya.
“Atas permintaan pihak keluarga dari Amerika semua telah dipersiapkan, lokasi kuburan suaminya telah dibersihkan dan dipasang tenda, tinggal menunggu kedatangan jenazah Beliau,” imbuhnya.
Menurut Uncum Ronda, dari informasi keluarga Almarhumah bahwa kedatangan jenazah sekitar dua minggu, menunggu proses perijinan pengiriman jenazah Almarhumah dari Los Angeles-AS ke Indonesia.

“Kalau jenazah beliau sudah datang, nanti saat penguburan akan digelar upacara rituaL Adat Dayak,” ungkap Uncum.
“Jasa-jasa Beliau sangat luar biasa, baik kepada pemerintah maupun kepada masyarakat, khususnya kepada warga desa Pasir Panjang. Semoga, amal bakti beliau diterima Tuhan Yang Maha Kuasa dan bersama Almarhum Suaminya masuk surga,” pungkas Uncum Ronda sembari menyampaikan Duka Cita atas meninggalnya Prof. Dr. Birute Mary Galdikas.


Pantauan Beritasampit.com, di depan rumah duka, nyaris tertutup oleh puluhan karangan bunga ucapan Turut Berduka Cita, baik dari tokoh masyarakat, Gubernur H. Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Kalteng H. Edy Pratowo, Bupati, para penjabat/kepala dinas, dan sejumlah perusahaan, yayasan, perkumpulan maupun perorangan. (man)












