Kumpulkan BEM hingga HIMA, Gubernur Kalteng Ungkap APBD 2026 Turun

SYA'BAN/BERITASAMPIT - Gubernur , Agustiar Sabran, saat kegiatan Silaturahmi dan Halal Bihalal bersama BEM, OKP, dan HIMA kabupaten/kota se-Kota di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur, Minggu, 29 Maret 2026.

– Gubernur (Kalteng), Agustiar Sabran, mengungkapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal itu disampaikannya saat kegiatan Silaturahmi dan Halal Bihalal bersama BEM, OKP, dan Himpunan Mahasiswa (HIMA) kabupaten/kota se-Kota di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur, Minggu, 29 Maret 2026.

Dalam sambutannya, Agustiar menjelaskan APBD tahun 2026 tercatat sebesar Rp5,4 triliun, menurun dari tahun 2025 yang mencapai Rp10,2 triliun. Penurunan tersebut dipengaruhi kebijakan efisiensi anggaran.

“Meski APBD tahun 2026 hanya sebesar Rp5,4 triliun, turun dibanding tahun 2025 yang mencapai Rp10,2 triliun, sektor pendidikan tetap menjadi prioritas kami,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi tetap berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program pendidikan.

Sejumlah program yang terus dijalankan di antaranya Beasiswa Satu Rumah Satu Sarjana serta sekolah gratis yang menjadi bagian dari Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS).

Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah dan masa depan bangsa.

“Mahasiswa adalah aset bangsa yang sangat berharga. Di pundak kalianlah masa depan dan Indonesia,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Agustiar juga mengajak mahasiswa untuk tetap semangat dalam meraih cita-cita serta tidak mudah menyerah menghadapi berbagai tantangan selama menempuh pendidikan.

Ia turut mengingatkan pentingnya menghormati orang tua dan guru, serta menjauhi perilaku negatif seperti penyalahgunaan narkoba dan praktik judi online.

Di akhir sambutannya, Agustiar mengajak generasi muda untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal dengan mengamalkan falsafah Huma Betang dan Belom Bahadat sebagai pedoman hidup masyarakat .

“Teruslah belajar, jaga semangat, dan jangan pernah lelah berjuang demi masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

(Sya'ban)

baca juga ...  Gubernur Agustiar Tegaskan Guru Jadi Penopang Utama Pembelajaran dan Peradaban Bangsa
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!