SAMPIT – Jajaran Polres Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Bhabinkamtibmas melaksanakan kegiatan Door to Door System (DDS) di SPBU 64.743.05 Desa Pelantaran, Kecamatan Cempaga Hulu, Rabu 1 April 2026 pagi.
Kegiatan ini dilakukan untuk merespons isu kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang sempat beredar di masyarakat.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Desa Pelantaran, Aipda Bone Vacius Krida Borneo.
Fokus utama kegiatan adalah memastikan kondisi keamanan, ketersediaan stok BBM, serta memantau respons masyarakat terkait informasi perubahan harga BBM yang dikabarkan berlaku mulai 1 April 2026 pukul 00.00 WIB.
Dalam pemantauan tersebut, petugas melakukan pengecekan langsung terhadap stok BBM di SPBU setempat. Berdasarkan data yang dihimpun, ketersediaan BBM di SPBU 64.743.05 Desa Pelantaran tercatat dalam kondisi mencukupi, dengan rincian Pertalite sebanyak 9.000 liter, Pertamax 10.000 liter, Dexlite 7.000 liter, dan Bio Solar 13.000 liter.
Sementara itu, harga BBM yang berlaku di SPBU tersebut yakni Pertalite Rp10.000 per liter, Pertamax Rp12.600 per liter, Bio Solar Rp6.800 per liter, dan Dexlite Rp14.500 per liter. Untuk harga eceran di tingkat masyarakat, Pertalite dijual sekitar Rp12.000 per liter, Pertamax Rp15.000 per liter, dan Solar Rp11.000 per liter. Adapun Dexlite tidak ditemukan dijual secara eceran di wilayah tersebut.
Selain melakukan pengecekan stok dan harga, petugas juga aktif memberikan imbauan kepada masyarakat dan pihak SPBU. Di antaranya menjaga keamanan di lingkungan SPBU, mengatur antrean agar tetap tertib, serta memberikan pemahaman kepada warga terkait informasi harga BBM agar tidak terjadi kepanikan.
Kapolsek Cempaga Hulu Iptu Edi Hariyanto melalui Kapospol Pelantaran Aipda Bone Vacius Krida Borneo mengatakan bahwa dari hasil pemantauan, stok BBM di SPBU Desa Pelantaran masih dalam kondisi aman dan mencukupi.
“Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak panik serta tidak melakukan pembelian secara berlebihan,” ungkapnya.
Petugas juga menegaskan kepada masyarakat bahwa stok BBM di SPBU Desa Pelantaran dalam kondisi aman dan mencukupi, sehingga masyarakat diimbau tidak melakukan pembelian berlebihan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, tertib, dan lancar tanpa adanya gangguan yang berarti.
Laporan kegiatan ini turut disampaikan kepada Kapolda Kalimantan Tengah dengan tembusan kepada Wakapolda, Irwasda, Karo Ops, dan Dir Binmas Polda Kalteng sebagai bentuk pertanggungjawaban dan monitoring situasi di wilayah hukum Polres Kotim.
(Jimmy)












