Batu Bara Kuasai Ekspor Kalteng, Jepang dan India Serap Terbesar

IST/BERITASAMPIT - ilustrasi.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi (Kalteng) mencatat kinerja ekspor daerah masih didominasi sektor pertambangan, khususnya komoditas batu bara.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi , Agnes Widiastuti, saat merilis Berita Resmi Statistik (BRS) Edisi 1 April 2026 di Kantor BPS Kalteng, , Rabu, 1 April 2026.

“Nilai ekspor selama Januari hingga Februari 2026 mencapai 558,03 juta dolar AS,” ujarnya.

Ia menjelaskan, struktur ekspor Kalteng masih sangat bergantung pada sektor pertambangan, dengan kontribusi terbesar berasal dari komoditas batu bara.

“Ekspor masih didominasi sektor pertambangan, khususnya batu bara,” jelasnya.

Adapun negara tujuan utama ekspor meliputi Jepang, India, dan Korea Selatan yang menjadi pasar utama komoditas tersebut.

Sementara itu, dari sisi impor, nilainya tercatat relatif kecil dengan komoditas utama berupa mesin atau peralatan mekanik serta bahan bakar mineral.

Dengan kondisi tersebut, neraca perdagangan masih mencatat surplus sebesar 4,72 juta dolar AS.

Di sisi lain, BPS juga mencatat perkembangan indikator ekonomi lainnya, termasuk inflasi yang pada Maret 2026 tercatat sebesar 0,54 persen secara bulanan (month-to-month).

“Inflasi pada Maret 2026 tercatat sebesar 0,54 persen secara bulanan,” ujarnya.

Secara tahunan (year-on-year), inflasi Kalteng tercatat sebesar 3,86 persen, sementara inflasi tahun kalender (year-to-date) mencapai 1,39 persen.

“Secara tahunan, inflasi mencapai 3,86 persen, sedangkan inflasi tahun kalender sebesar 1,39 persen,” jelasnya.

(Sya'ban)

baca juga ...  Kadishut Kalteng Kunjungi KPH Barito Tengah, Ajak Pengelola Tingkatkan Komitmen Tata Kelola Hutan
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!