Orado Kotim Gelar Turnamen usai Domino Diakui sebagai Cabang

NARDI/BERITASAMPIT - Suasana Kejuaraan Domino yang dilaksanakan Orado Kotim.

SAMPIT – Perkembangan domino di Kabupaten menunjukkan arah baru setelah permainan ini mulai diposisikan sebagai cabang . Hal itu ditandai dengan digelarnya turnamen perdana yang difasilitasi Organisasi Domino Indonesia (Orado) Kotim dan mendapat dukungan dari Dinas Pemuda dan (Dispora).

Kepala Dispora Kotim, Muhammad Irfansyah, menilai perubahan status domino dari sekadar permainan menjadi kompetitif merupakan langkah positif. Menurutnya, kini domino telah memiliki aturan serta menjunjung nilai sportivitas.

“Keberadaan Orado ini tentu kami sambut baik. Sekarang domino sudah memiliki sistem pertandingan yang jelas, mengedepankan kejujuran, teknik, dan sportivitas,” ujarnya, Jumat 3 April 2026.

Ia menambahkan, potensi domino sebagai cukup besar karena sudah lama dikenal luas oleh masyarakat. Hanya saja, saat ini permainan tersebut mulai dikembangkan dengan aturan yang lebih terstruktur.

“Dari yang dulunya sekadar , sekarang diarahkan menjadi masyarakat. Ini yang ingin terus kita dorong,” ucapnya.

Dispora juga membuka ruang bagi berkembangnya cabang baru, termasuk domino, sebagai alternatif kegiatan positif bagi masyarakat sekaligus wadah pembinaan atlet.

Di sisi lain, Ketua Orado Kotim, Endra Rosana, mengungkapkan bahwa pembentukan organisasi domino tidak terlepas dari tingginya minat masyarakat di berbagai daerah. Bahkan secara , perkembangan Orado dinilai cukup pesat.

“Sudah ratusan cabang terbentuk di Indonesia. Ini menunjukkan bahwa domino memang memiliki basis penggemar yang kuat,” katanya.

Ia menjelaskan, turnamen yang saat ini digelar merupakan yang pertama di Kotim, setelah sebelumnya hanya dilakukan kegiatan eksibisi sebagai tahap pengenalan.

“Pesertanya ada 34 tim. Dari sini nanti kita seleksi untuk mewakili daerah di tingkat provinsi,” jelasnya.

Direncanakan, hasil kejuaraan ini akan mengirimkan perwakilan Kotim untuk berlaga di tingkat provinsi pertengahan April, dengan komposisi tim dewasa dan junior.

baca juga ...  Warga Perumahan Bumi Raya Meriahkan HUT RI Dengan Jalan Sehat dan Lomba

Endra menambahkan, tim terbaik nantinya berpeluang melanjutkan ke kejuaraan yang dijadwalkan berlangsung di Bogor.

“Tentu harapan kami bisa berprestasi hingga ke tingkat ,” tegasnya.

Tingginya minat masyarakat juga terlihat dari jumlah peserta yang meningkat signifikan dibandingkan kegiatan sebelumnya. Dalam waktu singkat, jumlah tim yang ikut serta melonjak tajam.

“Dari eksibisi hanya 10 tim, sekarang sudah 34 tim. Ini jadi bukti antusiasme masyarakat sangat besar,” tandasnya.

Ke depan, Orado Kotim menargetkan pelaksanaan turnamen lanjutan dengan skala lebih besar, bahkan menargetkan ratusan tim bisa ambil bagian. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!