PALANGKA RAYA – Guna menciptakan lingkungan perairan yang bersih dan sehat, Ditpolairud Polda Kalteng melalui Mako Perwakilan Palangkaraya menggelar aksi bersih-bersih sampah di pesisir sungai Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan, Minggu 5 April 2026.
Kegiatan ini melibatkan kolaborasi solid antara personel kepolisian dengan warga Kampung Tengah. Fokus utama aksi ini adalah mengangkut sampah-sampah yang menepi di pinggiran sungai akibat terbawa arus air, agar tidak menumpuk dan mencemari lingkungan pemukiman warga.
Kepedulian Terhadap Ekosistem PerairanKesadaran akan pentingnya menjaga ekosistem sungai menjadi landasan utama kegiatan ini.
Petugas menekankan bahwa pembersihan secara rutin sangat diperlukan agar tumpukan sampah tidak mengganggu estetika maupun kesehatan masyarakat yang tinggal di bantaran sungai.
Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan melalui Dirpolairud Kombes Pol. Dony Eka Putra, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program berkelanjutan kepolisian.
“Program sapu bersih sampah laut dan sungai yang Ditpolairud terapkan diharapkan dapat mengatasi kendala sampah yang mengganggu, terutama di lingkungan masyarakat yang bersentuhan langsung dengan perairan,” ujar Kombes Pol. Dony Eka Putra.
Dalam pelaksanaannya, personel Ditpolairud bersama masyarakat bahu-membahu mengumpulkan berbagai jenis sampah, mulai dari limbah rumah tangga hingga kayu-kayan yang terdampar.
Setelah dikumpulkan, sampah-sampah tersebut dikelola dengan cara dibakar dan sebagian lainnya dikubur untuk memastikan area pesisir kembali bersih.
Melalui aksi ini, Polri berharap tumbuh rasa memiliki dan kepedulian yang lebih tinggi dari masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai, demi kelestarian DAS Kahayan sebagai salah satu sumber kehidupan di Kalimantan Tengah.(im/bs)












