KUALA KAPUAS – Kecamatan Bataguh menurunkan empat tim terbaiknya dalam lomba tradisional Besei Kambe pada rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-220 dan HUT Pemerintah Kabupaten Kapuas ke-77 yang digelar di kawasan Dermaga KP3 Kuala Kapuas.
Keikutsertaan tersebut menjadi wujud nyata partisipasi aktif Kecamatan Bataguh dalam memeriahkan perayaan daerah sekaligus upaya melestarikan permainan tradisional yang menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat setempat.
Plt. Camat Bataguh, Dino Aries Fahrizal, mengatakan bahwa pengiriman empat tim dalam lomba ini merupakan bentuk komitmen pemerintah kecamatan dalam menjaga dan mengembangkan budaya lokal di tengah masyarakat.
“Lomba Besei Kambe bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga warisan budaya daerah agar tetap hidup di tengah masyarakat. Kami bangga bisa mengirimkan empat tim yang telah memberikan penampilan terbaik,” ujarnya, Jumat 10 April 2026.
Besei Kambe sendiri merupakan permainan tradisional khas daerah yang menuntut kekompakan, ketangkasan, serta strategi tim dalam setiap pertandingan. Hal ini menjadikan lomba tersebut tidak hanya menarik, tetapi juga sarat nilai kebersamaan.
Antusiasme masyarakat Bataguh terlihat tinggi dalam memberikan dukungan kepada para peserta, mulai dari perangkat kecamatan hingga kelurahan yang turut hadir menyemangati tim yang bertanding.
Meski pada ajang kali ini belum berhasil meraih gelar juara, baik di kategori putra maupun putri, keikutsertaan tim yang seluruhnya berasal dari Kecamatan Bataguh tetap menjadi kebanggaan tersendiri, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan pelestarian budaya lokal di tengah arus modernisasi. (denny)












