Pemkab Kotim Buka Rekrutmen Nakes Penugasan Khusus untuk Daerah Terpencil

NARDI/BERITASAMPIT - Pelayanan di Puskesmas di Kotim.

SAMPIT (Kotim) melalui Dinas membuka rekrutmen tenaga medis dan tenaga melalui program penugasan khusus guna memenuhi kebutuhan pelayanan di wilayah pedalaman dan pelosok.

Kepala Dinas Kotim, Umar Kaderi, mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengatasi kekurangan tenaga yang masih terjadi di sejumlah fasilitas , terutama di luar Kecamatan Baamang dan Mentawa Baru Ketapang.

Menurut Umar yang juga Pj Sekda Kotim ini kebutuhan tenaga saat ini masih cukup tinggi, mulai dari dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga farmasi, tenaga gizi hingga tenaga lainnya. Karena itu, pemerintah daerah menyiapkan skema penugasan khusus agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

“Tenaga yang direkrut nantinya akan ditempatkan di puskesmas maupun puskesmas pembantu yang masih kekurangan SDM , khususnya di wilayah terpencil,” kata Umar, Selasa 2 Juni 2026.

Ia menjelaskan program tersebut mengacu pada Peraturan Bupati Timur Nomor 47 Tahun 2025 tentang Penugasan Khusus Tenaga Medis dan Tenaga . Sebelum dilaksanakan, Dinkes juga telah melakukan analisis jabatan dan analisis beban kerja untuk memetakan kebutuhan tenaga di seluruh wilayah Kotim.

Hasil pemetaan itu kemudian diajukan kepada Kementerian guna memperoleh persetujuan teknis. Setelah persetujuan diterbitkan, program penugasan khusus dapat dijalankan sesuai kebutuhan daerah.

“Persetujuan kami ajukan melalui sistem online maupun secara langsung ke Kementerian . Setelah mendapatkan persetujuan teknis, barulah pelaksanaannya dapat dilakukan,” ujarnya.

Umar menegaskan proses rekrutmen tetap dilakukan secara selektif meskipun program ini juga memberi kesempatan kepada tenaga yang belum lolos seleksi PPPK maupun PPPK paruh waktu.

Rekrutmen dibuka pada 2 hingga 5 Juni 2026 dengan total kebutuhan sebanyak 37 tenaga . Tahapan berikutnya meliputi verifikasi administrasi pada 6 sampai 10 Juni 2026 dan pengumuman hasil administrasi pada 11 Juni 2026. Peserta juga diberikan kesempatan menyampaikan sanggahan hingga 13 Juni 2026.

Seleksi tahap kedua berupa tes tertulis dan wawancara dijadwalkan pada 18 hingga 19 Juni 2026. Hasil akhir seleksi akan diumumkan pada 24 Juni 2026, kemudian dilanjutkan proses penempatan dan penyusunan kontrak kerja hingga 26 Juni 2026.

Para peserta yang dinyatakan lulus akan mengikuti pembekalan pada 29 Juni 2026 sebelum diberangkatkan ke lokasi tugas masing-masing pada 30 Juni 2026.

“Kami berharap tenaga yang terpilih nantinya dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi untuk masyarakat,” tandas Umar.

Dinkes juga mengingatkan seluruh pelamar untuk memastikan kelengkapan dokumen persyaratan, termasuk Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih aktif, kepesertaan BPJS aktif, serta dokumen administrasi lainnya sebelum melakukan pendaftaran.

Untuk formasi dokter umum, tersedia sebanyak enam orang bagi lulusan Profesi Dokter. Mereka nantinya akan ditempatkan di Puskesmas Bagendang, Puskesmas Mentaya Seberang, Puskesmas Sebabi, Puskesmas Pundu, Puskesmas Tumbang Sangai, dan Puskesmas Tumbang Kalang.

Sementara itu, formasi dokter gigi dibuka sebanyak satu orang dengan kualifikasi Profesi Dokter Gigi yang akan bertugas di Puskesmas Samuda.

Pada formasi perawat, Dinkes membuka enam kebutuhan bagi lulusan D III maupun D IV Keperawatan. Penempatannya meliputi Puskesmas Bapinang di Pustu Satiruk, Puskesmas Pundu dan Pustu Selucing, Puskesmas Tumbang Kalang/Gunung Makmur Tumbang, serta Puskesmas Penyahuan yang mencakup Pustu Tumbang Batu dan Pustu Tewei Hara.

Untuk formasi bidan, tersedia enam orang bagi lulusan D III atau D IV Kebidanan. Lokasi penugasan meliputi Puskesmas Bapinang di Pustu Satiruk, Puskesmas Bagendang di Pustu Pondok Damar, Puskesmas Pundu di Pustu Tumbang Koling, Puskesmas Tumbang Kalang/Gunung Makmur, serta Puskesmas Tumbang Penyahuan yang mencakup Pustu Tumbang Payang dan Pustu Lunuk Begantung.

Selanjutnya, formasi tenaga farmasi dibuka sebanyak lima orang untuk lulusan Profesi Apoteker. Penempatan akan dilakukan di Puskesmas Samuda, Puskesmas Parenggean II, Puskesmas Tualan Hulu, Puskesmas Tumbang Sangai, dan Puskesmas Tumbang Kalang/Gunung Makmur.

Pada formasi tenaga gizi, tersedia lima kebutuhan bagi lulusan D III maupun D IV Nutrisionis. Mereka akan ditempatkan di Puskesmas Samuda, Puskesmas Bagendang, Puskesmas Mentaya Seberang, Puskesmas Parenggean II, dan Puskesmas Tualan Hulu.

Formasi dengan kebutuhan terbanyak adalah tenaga teknologi laboratorium medik sebanyak tujuh orang. Posisi ini diperuntukkan bagi lulusan D III atau D IV Tenaga Teknologi Laboratorium Medik dengan lokasi penugasan di Puskesmas Bapinang, Puskesmas Mentaya Seberang, Puskesmas Cempaka Mulia, Puskesmas Pundu, Puskesmas Parenggean I, Puskesmas Tualan Hulu, serta Puskesmas Tumbang Kalang/Gunung Makmur.

Sedangkan untuk formasi tenaga masyarakat, tersedia satu kebutuhan bagi lulusan S1 Masyarakat konsentrasi Promosi dan Ilmu Perilaku yang akan ditempatkan di Puskesmas Bapinang. (Nardi)

baca juga ...  11 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Pemkab Kotim Resmi Dilelang
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!