SAMPIT – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan perairan terus ditunjukkan oleh jajaran Ditpolairud Polda Kalteng, personel yang bertugas di Kapal Polisi XVIII-2005 menggelar aksi nyata bersih-bersih sampah di sepanjang pesisir Sungai Mentaya.
Sungai Mentaya, yang merupakan urat nadi transportasi dan sumber kehidupan bagi warga Sampit, menjadi fokus utama dalam aksi kali ini.
Dengan penuh semangat, para personel turun langsung memungut sampah yang mengapung maupun yang tertimbun di tepian sungai guna memastikan aliran air tetap bersih dan sehat.
Kegiatan ini dilakukan sebagai respons terhadap maraknya sampah rumah tangga dan limbah lainnya yang mencemari ekosistem sungai. Selain melakukan pembersihan fisik, personel XVIII-2005 juga aktif memberikan edukasi kepada warga di bantaran sungai tentang pentingnya manajemen sampah yang benar.
“Kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk tugas kami dalam menjaga keamanan perairan, tetapi juga sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan lingkungan,” kata Dirpolairud Polda Kalteng, Kombes Pol. Dony Eka Putra.
Pihak Ditpolairud Polda Kalteng menekankan bahwa menjaga kebersihan sungai adalah tanggung jawab kolektif. Melalui aksi ini, diharapkan muncul kesadaran baru di tengah masyarakat agar tidak lagi menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah.
Tujuan utama kegiatan yakni, menjaga habitat air agar tetap layak dan alami, mencegah terjadinya pendangkalan sungai dan pencemaran air, dan mempererat sinergi antara Polri dan warga sekitar wilayah hukum perairan.
Ditpolairud Polda Kalteng menyatakan akan terus melaksanakan kegiatan serupa secara rutin. Langkah ini diambil sebagai komitmen jangka panjang dalam menjaga kelestarian ekosistem perairan sekaligus menciptakan wilayah perairan yang asri dan bermanfaat bagi generasi masa depan.(im/bs)












