SAMPIT – Genangan banjir masih terjadi di sejumlah wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), hingga Senin 18 Mei 2026. Kondisi ini merupakan dampak hujan deras yang mengguyur Sampit sejak Minggu malam 17 Mei 2026.
Kepala BPBD Kotim Multazam, mengatakan tim TRC BPBD melakukan survei lapangan untuk memantau kondisi banjir di sejumlah jalan poros maupun gang permukiman warga.
“Sebagian jalan di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang masih tergenang banjir akibat intensitas curah hujan tadi malam,” ujar Multazam.
Berdasarkan hasil survei BPBD, genangan air terpantau di Jalan R Suprapto serta beberapa gang di kawasan Jalan Kopi Selatan. Di Jalan R Suprapto, tinggi genangan air diperkirakan mencapai 20 hingga 25 sentimeter.
Sementara itu, di kawasan Jalan Kopi Selatan terdapat satu rumah warga yang terdampak banjir dengan ketinggian air sekitar 10 sentimeter di atas lantai rumah.
Meski demikian, sebagian fasilitas umum di wilayah Mentawa Baru Ketapang dilaporkan masih dalam kondisi aman dan tidak terdampak signifikan.
Dari hasil pemantauan di lapangan serta keterangan warga, banjir yang menggenangi halaman rumah diduga dipicu sistem drainase yang tidak lancar sehingga air hujan sulit mengalir dengan cepat.
Dalam penanganan kejadian ini, BPBD Kotim menurunkan tiga personel untuk melakukan survei dan pemantauan kondisi banjir di lapangan.
Hingga siang menjelang sore hari, hujan kembali turun dengan intensitas sedang di MB Ketapang, sehingga warga diminta tetap waspada terhadap kemungkinan bertambahnya genangan air di sejumlah titik rawan banjir.
(Nardi)












