Banjir Rendam Rumah Warga, Drainase Dinilai Tidak Berfungsi Maksimal

IST/BERITASAMPIT - Kondisi perumahan warga di Sampit yang tergenang banjir usai hujan deras mengguyur.

SAMPIT – Hujan deras yang mengguyur Kota Sampit selama kurang lebih dua jam kembali memicu banjir di sejumlah wilayah di Kabupaten (Kotim) diduga drainase tersumbat menjadi penyebabnya.

Genangan air terlihat merendam sejumlah ruas jalan protokol, hingga rumah warga baik di Kecamatan Baamang maupun Mentawa Baru Ketapang, Minggu 3 Mei 2026.

Seorang warga di Jalan Suprapto Selatan mengaku rumahnya kembali kemasukan air setinggi mata kaki akibat hujan deras tersebut. Ia terpaksa mengamankan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi agar tidak terdampak banjir.

“Air cepat sekali naik, jadi kami langsung angkat barang-barang supaya tidak rusak,” ujar Budi.

Ia menilai ini adalah banjir terparah, sungai Mentaya juga sedang tidak pasang maksimal, artinya ada drainase yang tersumbat.

“Ini banjir terparah di banyak pemukiman, pasang Sungai Mentaya normal, jadi artinya drainase tidak berfungsi maksimal,” tegasnya.

Air juga merendam jalan utama dan cukup mengganggu aktivitas masyarakat. Sejumlah ruas jalan yang terdampak banjir di antaranya Jalan Suprapto, Jalan Pelita, Jalan Ahmad Yani, Jalan HM Arsyad, Jalan Kopi, Jalan Panjaitan, serta di wilayah Baamang seperti Jalan Cristopel Mihing, Jalan Walter Condrad, dan Jalan Kenan Sandan.

Warga lainnya Aldi menduga banjir yang kerap terjadi ini disebabkan oleh sistem drainase yang tidak berfungsi maksimal. Saluran air dinilai tidak mampu menampung debit air hujan, bahkan diduga banyak yang tersumbat.

“Penyebab banjir ini kami menduga drainase yang tidak lancar sehingga air sulit mengalir, harus ada solusi dari pemerintah, kasihan masyarakat yang rumahnya terendam,” ujarnya.

Menurut masyarakat, perlu dilakukan normalisasi drainase terutama di kawasan jalan protokol agar aliran air bisa kembali lancar dan tidak menimbulkan genangan setiap kali hujan turun dengan intensitas tinggi. (Nardi)

baca juga ...  Pria Asal Jawa Barat Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Losmen Sampit
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!