Bukan Sekadar Desain, Ini Makna di Balik Logo HUT ke-69 Kalteng

IST/BERITASAMPIT - Logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 .

(Kalteng) meluncurkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Kalteng yang sarat makna filosofis dan nilai kearifan lokal.

Dikutip dari unggahan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng melalui akun Instagram @diskominfosantikkalteng, logo tersebut disebut sebagai representasi ruh Bumi Tambun Bungai.

“Logo Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalteng adalah lambang ruh Bumi Tambun Bungai, tempat leluhur menitipkan warisan nilai, alam menitipkan kehidupan, dan generasi hari ini menerima amanah untuk menjaganya,” demikian keterangan dalam unggahan tersebut.

Disebutkan, setiap elemen dalam logo tidak sekadar visual, tetapi mengandung pesan adat, kebersamaan, serta semangat hidup beradat atau Belom Bahadat.

Angka 69 dalam logo melambangkan perjalanan waktu yang terus berputar, sekaligus mencerminkan keseimbangan antara manusia dengan sesama, manusia dengan alam, dan manusia dengan Sang Pencipta.

Sementara itu, warna merah putih di bagian atas menjadi simbol identitas sebagai bagian dari Indonesia, dengan makna keberanian, keteguhan, dan ketulusan dalam pengabdian.

Falsafah Huma Betang turut ditampilkan sebagai gambaran kehidupan masyarakat Dayak yang menjunjung tinggi kebersamaan, toleransi, dan gotong royong dalam keberagaman.

Elemen Talawang atau perisai Dayak divisualisasikan dalam bentuk menara sebagai simbol perlindungan, kehormatan, serta arah pembangunan yang tetap berakar pada budaya.

Adapun Burung Tingang dimaknai sebagai lambang kebijaksanaan, martabat, dan pandangan jauh ke depan, sekaligus pelindung masyarakat .

Selain itu, lima warna adat khas Kalteng menggambarkan karakter masyarakat, mulai dari keberanian, kesuburan, kemuliaan, keteguhan, hingga kesucian.

Dalam penjelasannya, usia ke-69 Kalteng dimaknai sebagai fase kematangan dalam perjalanan daerah, yang tetap berdiri dengan menjaga adat, menghormati alam, dan memelihara persaudaraan.

“Hari jadi ini adalah pengingat bahwa kemajuan sejati bukan hanya gedung yang tinggi atau jalan yang panjang, tetapi ketika rakyat hidup damai, adat dihormati, alam lestari, dan generasi muda memiliki masa depan,” demikian kutipan tersebut.

Diketahui, Hari Jadi Provinsi diperingati setiap 21 Mei, dan pada 2026 ini memasuki usia ke-69 tahun. Masyarakat dapat mengunduh logo resmi HUT ke-69 Kalteng melalui tautan berikut: s.id/LogoHariJadiKaltengKe69.

(Sya'ban)

baca juga ...  Jelang Ramadan, Pemprov Kalteng Kendalikan Harga Pangan untuk Cegah Inflasi
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!