Layanan Bedah Saraf RSUD dr Murjani Sudah Tangani Dua Pasien

IST/BERITASAMPIT - layanan bedah saraf di RSUD dr Murjani telah berhasil menangani dua pasien operasi dengan kondisi pascaoperasi stabil.

SAMPIT – RSUD dr Murjani Sampit terus memperluas layanan spesialis. Setelah menghadirkan dokter bedah saraf, rumah sakit milik (Kotim) itu kini telah berhasil menangani dua pasien yang menjalani operasi bedah saraf.

Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yulia Nofiany, mengatakan kedua tindakan operasi tersebut berjalan lancar dan kondisi pasien dalam keadaan stabil setelah menjalani penanganan medis.

“Alhamdulillah sudah dua kali operasi bedah saraf dilakukan dan kedua pasien dalam kondisi stabil. Semua proses berjalan aman dan lancar,” kata Yulia, Rabu 3 Juni 2026.

Ia menjelaskan, operasi bedah saraf merupakan tindakan yang membutuhkan waktu cukup lama. Pada tindakan yang telah dilakukan, proses operasi berlangsung antara lima hingga tujuh jam.

“Operasi baru selesai sekitar pukul 02.00 dini hari. Memang penanganan bedah saraf membutuhkan waktu yang cukup panjang,” ujarnya.

Menurut Yulia, keberadaan layanan bedah saraf menjadi kabar baik bagi masyarakat Kotim karena pasien yang mengalami gangguan saraf, termasuk kasus perdarahan otak maupun cedera akibat kecelakaan, kini dapat ditangani di RSUD dr Murjani.

“Artinya masyarakat Kotim bisa terbantu dengan adanya layanan ini. Semoga pasien stroke maupun perdarahan otak tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah seperti ke RSUD Doris Sylvanus ,” ucapnya.

Saat ini layanan bedah saraf ditangani oleh dr Marleen, Sp.BS yang menjadi dokter spesialis bedah saraf RSUD dr Murjani dengan jadwal pelayanan setiap Senin hingga Sabtu.

Selain bedah saraf, RSUD dr Murjani juga membuka layanan bedah onkologi dan bedah vaskular serta endovaskular melalui kerja sama dengan dokter spesialis dari RS Hanau.

Untuk layanan bedah onkologi ditangani dr Vannes Caesar Palebangan Sapan, Sp.Subsp.Onk(K) yang membuka praktik setiap Jumat dan Sabtu. Sementara layanan bedah vaskular dan endovaskular ditangani dr Jancung, Sp.B.Subsp.BVE(K) dengan jadwal pelayanan Kamis hingga Sabtu.

“Kita masih kerjasama dengan dokter dari RS Hanau,” ujarnya.

Yulia menambahkan, layanan Cathlab RSUD dr Murjani juga telah beroperasi dan sebelumnya sudah digunakan untuk tindakan pemasangan CDL dengan bantuan fluoroskopi.

Meski demikian, layanan Cathlab untuk peserta BPJS masih menunggu proses kredensial dari BPJS. Pihak rumah sakit menargetkan proses tersebut akan dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan proctorship pada 26-27 Juni 2026.

“Secara layanan sebenarnya Cathlab sudah bisa berjalan untuk masyarakat umum. Namun karena biaya tindakan cukup tinggi, kami masih menyarankan pasien menggunakan BPJS. Saat ini kami menunggu proses kredensial BPJS agar pelayanan bisa dimanfaatkan lebih luas oleh masyarakat,” pungkasnya. (Nardi)



baca juga ...  Kecamatan Baamang Gelar Serah Terima Pejabat Eselon III dan IV, Berikut Daftarnya
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!