SAMPIT – Kesebelasan BFC Mentaya tampil luar biasa saat menyingkirkan Putra Junior FC pada lanjutan Turnamen HNR Cup 2 di Stadion 29 Nopember Sampit, Kamis 4 Juni 2026. Tim yang diperkuat sejumlah pemain berpengalaman itu menang telak 13-0 sekaligus memastikan langkah ke babak 32 besar.
Hasil tersebut menjadi sinyal kuat bagi MHU RDA FC yang akan menjadi lawan berikutnya. Sebelumnya, MHU RDA FC juga lolos dengan kemenangan meyakinkan setelah membungkam MAP FC tujuh gol tanpa balas.
Sejak pertandingan dimulai, BFC Mentaya langsung menguasai jalannya laga. Putra Junior FC lebih banyak bertahan menghadapi tekanan yang terus datang dari berbagai sisi lapangan.
Gol pertama lahir melalui Jonathan Aria yang berhasil memanfaatkan peluang di depan gawang. Keunggulan itu membuat permainan BFC Mentaya semakin berkembang dan sulit dibendung.
Serangan demi serangan terus dilancarkan. Sempat memperoleh peluang melalui situasi bola mati, BFC Mentaya hampir menambah gol lewat M. Risky Dwi. Namun, upayanya masih digagalkan mistar gawang.
Jonathan Aria kemudian kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Tak lama berselang, M. Aldo Zakaria ikut menyumbang gol dan membawa timnya menjauh dengan skor 3-0.
Pesta gol berlanjut saat Sofa turut mencetak gol keempat bagi BFC Mentaya. Jonathan sebenarnya sempat kembali membobol gawang lawan, namun gol tersebut dianulir karena posisi offside. Skor 4-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, dominasi BFC Mentaya semakin sulit dihentikan. Aldo Zakaria membuka keran gol setelah jeda dan mengubah kedudukan menjadi 5-0.
Keunggulan terus bertambah melalui Adik Firmansyah yang sukses mencatatkan namanya di papan skor. Tidak lama kemudian, Aldo kembali mencetak gol setelah menerima umpan dari Rahul. Gol itu sekaligus melengkapi hattrick-nya dan membawa BFC Mentaya unggul 7-0.
Pergantian pemain yang dilakukan pelatih Fendy justru membuat daya serang tim semakin tajam. Holil yang masuk dari bangku cadangan langsung menyumbang satu gol sehingga skor berubah menjadi 8-0.
Rahul kemudian ikut unjuk ketajaman dengan mencetak dua gol beruntun. Kedudukan pun melebar menjadi 10-0.
Aldo Zakaria kembali menunjukkan kelasnya dengan mencetak gol keempat pada pertandingan tersebut. Quattrick pemain bernomor punggung 11 itu membuat BFC Mentaya semakin nyaman memimpin 11-0.
Tidak hanya lini depan, pemain belakang juga ikut berkontribusi. M. Risky Dwi yang berposisi sebagai bek berhasil mencetak gol ke-12 timnya.
Menjelang laga berakhir, kapten tim Randy menutup pesta gol BFC Mentaya melalui gol ke-13 yang sekaligus menjadi gol terakhir dalam pertandingan tersebut.
Kemenangan 13-0 itu menjadi salah satu hasil paling mencolok sepanjang pelaksanaan HNR Cup 2 tahun ini. Catatan tersebut juga menyamai rekor kemenangan terbesar yang sebelumnya dibukukan Peron Basirih FC saat mengalahkan Pulau Hanaut U-17 FC dengan skor serupa.
Pelatih BFC Mentaya, Fendy, mengapresiasi penampilan anak asuhnya yang mampu menjalankan strategi dengan baik. Meski demikian, ia menegaskan timnya masih harus melakukan evaluasi menghadapi pertandingan berikutnya yang dipastikan berlangsung lebih berat.
“Anak-anak bermain sesuai instruksi dan mampu memanfaatkan peluang dengan baik. Namun kami tidak boleh cepat puas karena pertandingan selanjutnya tentu lebih menantang,” ujarnya.
Pada babak 32 besar yang dijadwalkan berlangsung 18 Juni 2026, BFC Mentaya akan berhadapan dengan MHU RDA FC. Pertemuan dua tim yang sama-sama menang besar pada fase sebelumnya diperkirakan menjadi salah satu laga paling menarik untuk disaksikan.
Sementara itu, pada pertandingan lain, Gurita Sampit United juga memastikan tempat di putaran berikutnya setelah menundukkan Persega FC dengan skor 2-0. (Nardi)












