SAMPIT – Ketersediaan darah menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan pasien di rumah sakit. Untuk memastikan kebutuhan tersebut dapat terpenuhi setiap saat, RSUD dr Murjani Sampit mengoperasikan Unit Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) selama 24 jam penuh.
Direktur RSUD dr Murjani Sampit, dr Yulia Nofiany, menyampaikan bahwa layanan bank darah memiliki peran vital dalam mendukung berbagai tindakan medis yang membutuhkan transfusi darah.
“Karena itu, pelayanan dilakukan secara berkelanjutan dengan mengutamakan ketepatan, keamanan, dan mutu,” ujarnya Jumat 19 Juni 2026.
Setiap permintaan darah yang masuk harus melalui sejumlah tahapan pemeriksaan sebelum dapat diberikan kepada pasien. Proses tersebut dimulai dari pemeriksaan dokumen permintaan dokter, pengecekan identitas pasien, hingga pengujian kecocokan darah untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.
“Keselamatan pasien menjadi prioritas utama dalam setiap pelayanan yang kami berikan,” katanya.
Ia menjelaskan, lama pelayanan bergantung pada jenis pemeriksaan yang dilakukan. Uji kecocokan darah menggunakan metode gel test biasanya memerlukan waktu antara 30 hingga 50 menit. Sedangkan pemeriksaan dengan metode tabung membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama lagi.
Namun jika stok darah tidak tersedia di rumah sakit dan harus didatangkan melalui PMI, waktu pemenuhan kebutuhan darah dapat berlangsung hingga dua hari, tergantung ketersediaan stok.
Untuk kasus kegawatdaruratan, pelayanan dapat dipercepat selama darah yang dibutuhkan tersedia di BDRS.
Selain memberikan pelayanan kepada pasien umum, rumah sakit juga melayani peserta BPJS Kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku. Sedangkan tarif bagi pasien non-BPJS mengikuti regulasi yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Layanan bank darah di RSUD dr Murjani ditunjang oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi di bidangnya, mulai dari dokter spesialis patologi klinik, analis laboratorium, petugas teknis transfusi darah hingga tenaga administrasi.
Sebagai upaya menjaga kualitas pelayanan, rumah sakit secara berkala melaksanakan evaluasi dan pengawasan internal.
Berbagai audit dilakukan untuk memastikan prosedur berjalan sesuai standar, termasuk pemantauan terhadap keamanan pasien, kualitas hasil pemeriksaan, serta pencegahan infeksi.
Seluruh peralatan yang digunakan dalam pelayanan bank darah juga menjalani perawatan dan kalibrasi secara berkala agar tetap berfungsi optimal.
RSUD dr Murjani juga membuka ruang bagi masyarakat yang ingin menyampaikan kritik, saran, maupun pengaduan melalui berbagai kanal yang telah disediakan, baik secara langsung maupun melalui layanan komunikasi resmi rumah sakit. (Nardi)












