SAMPIT – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Syahbana menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan truk pengangkut air minum kemasan merek Naida di Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, yang menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Menurut Syahbana, usai menghadiri pemakaman korban, dirinya sempat berkomunikasi dengan keluarga. Dari informasi yang diterimanya, telah ada komunikasi antara pihak keluarga dengan perwakilan perusahaan air minum Naida terkait pemberian santunan.
“Kami dari DPRD Kotim turut berduka cita atas musibah ini. Semoga almarhum diampuni segala dosanya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” ujar Syahbana, Rabu 15 Juli 2026.
Ia mengatakan, berdasarkan keterangan anak almarhum, pihak perusahaan telah menunjukkan itikad baik dengan menyatakan kesiapan untuk memberikan santunan kepada keluarga korban. Bahkan, keluarga disebut telah mengikhlaskan peristiwa tersebut.
“Informasi yang saya terima dari keluarga, sudah ada komunikasi dengan perwakilan perusahaan. Mereka menyampaikan siap memberikan santunan dan keluarga juga sudah mengikhlaskan kejadian ini,” katanya.
DPRD berharap komitmen tersebut benar-benar direalisasikan agar menjadi bentuk tanggung jawab moral kepada keluarga korban.
“Kami mendorong agar apa yang telah disampaikan pihak perusahaan dapat segera dilaksanakan,” tegasnya.
Sebelumnya diberitakan, kecelakaan lalu lintas melibatkan truk pengangkut air minum kemasan merek Naida terjadi di Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Senin 13 Juli 2026. Berdasarkan informasi yang dihimpun truk tersebut berusaha mendahului truk didepannya namun kendaraan truk didepannya melakukan pengereman mendadak dan truk Naida langsung banting stir ke kiri untuk menghindari tabrakan. Namun naas truk terguling mengakibatkan dua orang meninggal dunia setelah tertimpa truk. (Nardi)












