Pemkab Kotim Minta Admin Medsos OPD Utamakan Akurasi dan Kebutuhan Informasi Publik

NARDI/BERITASAMPIT - Kegiatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) bagi admin media sosial organisasi perangkat daerah (OPD).

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Kotim) mengajak seluruh admin media sosial organisasi perangkat daerah (OPD) mengubah pola pikir dalam menyajikan informasi kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Assisten III Setda Kotim Ekawardhana saat membuka kegiatan peningkatan SDM admin media sosial OPD di Sampit, Senin 20 Juli 2026 di Kantor Dinas Kominfo Kotim.

menegaskan keberhasilan komunikasi publik tidak diukur dari banyaknya unggahan yang dipublikasikan, melainkan dari sejauh mana informasi tersebut dipahami, dipercaya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jangan hanya berpikir apa yang ingin pemerintah sampaikan, tetapi pikirkan juga apa yang dibutuhkan masyarakat untuk diketahui,” ujarnya.

Ia mengingatkan agar setiap akun media sosial pemerintah mengedepankan prinsip cepat namun tetap akurat, kreatif tetapi beretika, responsif namun tetap santun, serta memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) tanpa mengabaikan proses verifikasi dan tanggung jawab.

Menurutnya, pengalaman narasumber dalam dunia konten kreator diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi peserta dalam memahami karakter audiens digital serta menyusun konten yang lebih menarik dan berdampak.

Selain itu, ia meminta seluruh aparatur memandang kritik, masukan, maupun berbagai sudut pandang yang berkembang di ruang digital sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas komunikasi pemerintah.

“Pemda yang baik adalah pemerintah yang mau mendengar, terus belajar, dan senantiasa berbenah,” katanya.

Ia berharap seluruh peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh dalam pengelolaan akun media sosial masing-masing sehingga akun resmi pemerintah daerah menjadi lebih aktif, informatif, kreatif, serta semakin dipercaya masyarakat. (Nardi)


baca juga ...  Usaha Spot Selfie Kekinian, Cermin Cembung Jadi Tren Baru Anak Muda di Sampit
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!