Polsek Kota Besi Selidiki Penyebab Kebakaran Rumah Warga di Bejarum

IST/BERITASAMPIT – Personel Polsek Kota Besi saat berada di lokasi kejadian.

SAMPIT – Sebuah rumah semi permanen milik warga di Bejarum, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Timur (Kotim), ludes dilahap si jago merah pada Minggu, 19 Juli 2026 malam sekitar pukul 19.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta.

Rumah yang terbakar diketahui milik Sanah. Saat kejadian, ia bersama suaminya sedang meninggalkan rumah untuk berkunjung ke kediaman orang tuanya yang masih berada di Bejarum.

Kapolres Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Kota Besi Iptu Edi Haryanto mengatakan, berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, sekitar 15 menit setelah meninggalkan rumah, Sanah mendapat telepon dari adiknya yang mengabarkan rumahnya terbakar.

“Ketika korban tiba di lokasi, api sudah membesar dan melalap sebagian besar bangunan rumah yang berbahan kayu,” ujar Edi.

Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat muncul dari ruang dapur disertai kepulan asap. Dalam waktu sekitar 10 menit, kobaran api semakin membesar hingga menghanguskan seluruh bangunan.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyebutkan, kebakaran diduga dipicu kompor yang masih menyala saat rumah ditinggalkan pemiliknya. Api kemudian diduga menyambar tabung gas elpiji sehingga kobaran api dengan cepat membesar.

“Kabarnya karena api kompor lalu menyambar gas elpiji sehingga api dengan cepat menjalar,” kata warga tersebut.

Meski demikian, dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian.

Petugas bersama warga kemudian berupaya memadamkan api menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran milik Kecamatan Kota Besi. Warga juga turut membantu dengan peralatan seadanya, seperti ember berisi air, hingga api berhasil dipadamkan.

Usai menerima laporan, personel Polsek Kota Besi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi.

Akibat kejadian itu, korban diperkirakan mengalami kerugian material sekitar Rp50 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam musibah tersebut.

Hingga kini, Unit Reskrim Polsek Kota Besi masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kebakaran. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kompor, instalasi listrik, dan peralatan yang berpotensi memicu kebakaran dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah guna mencegah terjadinya musibah serupa.

(Jimmy)

baca juga ...  Aliansi Mahasiswa Kotim Turun Suarakan Penolakan UU KPK dan RKUHP
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!