BNNK Kotim Perluas Edukasi Antinarkoba ke Sekolah-Perguruan Tinggi

NARDI/BERITASAMPIT - Kepala BNNK Kotim AKBP Muhamad Fadli saat diwawancarai awak media.

SAMPIT – Badan Narkotika Kabupaten (BNNK) Timur (Kotim) memperluas upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika dengan mengintensifkan sosialisasi di lingkungan sekolah hingga perguruan tinggi.

Kepala BNNK Kotim AKBP Muhamad Fadli mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk membentengi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba sejak dini.

Hal itu disampaikannya dalam momentum peringatan Hari Anti Narkotika (HANI), yang juga dirangkai dengan peluncuran program Ananda Bersinar atau Aksi Antinarkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba, Kamis 23 Juli 2026.

Program tersebut bertujuan menanamkan kesadaran antinarkoba sejak usia sekolah, dan BNNK Kotim sudah bergerak.

“Selama satu pekan kemarin kami mendatangi sekolah-sekolah dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), dan kegiatan itu akan terus kami lanjutkan,” katanya.

Selain sekolah, BNNK Kotim juga akan memperluas sosialisasi ke perguruan tinggi. Langkah ini dilakukan agar pelajar dan mahasiswa memiliki pemahaman mengenai bahaya narkotika serta mampu menghindari penyalahgunaan narkoba.

“Pencegahan harus dimulai sejak dini. Kami berharap anak-anak dan generasi muda memiliki pemahaman yang kuat sehingga mampu melindungi diri dan berani mengatakan tidak terhadap narkoba,” ujarnya.

Ia menyebut pengungkapan kasus oleh BNN RI dengan barang bukti lebih dari 3,3 ton narkotika serta nilai aset sitaan sekitar Rp165 miliar menjadi gambaran serius mengenai masifnya peredaran narkoba.

Menurut Fadli, peredaran narkotika tidak mengenal tempat maupun waktu. Karena itu, BNNK Kotim terus memperkuat sinergi bersama Forkopimda dan berbagai unsur lainnya agar Kotim tidak menjadi wilayah pemasaran maupun jalur distribusi narkotika.

“Karena itu kami merapatkan barisan bersama Forkopimda, bahu-membahu menekan peredaran narkoba di Kotim. Jangan sampai daerah ini menjadi tempat pemasaran maupun jalur peredaran gelap narkotika,” ujarnya.

baca juga ...  Instansi Pendidikan Harus Mampu Cetak Lulusan Jadi Pencipta Lapangan Kerja

Dalam upaya pencegahan, BNNK Kotim juga terus berkolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak , lembaga pendidikan dan masyarakat melalui kegiatan sosialisasi. (nardi)

Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!