Bukan Hanya di Sampit, Karhutla Juga Terjadi di Lampuyang dan Sebabi

IST/BERITASAMPIT - Karhutla yang terjadi di Lampuyang.

SAMPIT – Tiga kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menambah daftar panjang kejadian kebakaran lahan di wilayah Kabupaten Timur (Kotim), Kamis 23 Juli 2026. Kebakaran tersebut terjadi di Lampuyang, Kecamatan Teluk Sampit, Sebabi, Kecamatan Telawang dan Jalan Kembali III, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang ditangani oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

Berdasarkan laporan Ketua Regu Pos Sektor Mentaya Hilir Selatan (Samuda) Supianor kebakaran lahan terjadi di Lempuyang, Kecamatan Teluk Sampit. Informasi diterima petugas sekitar pukul 15.05 WIB. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar 30 menit kemudian.

“Setelah melakukan penilaian situasi, petugas menemukan titik kebakaran berada di lahan kosong di belakang rumah warga dengan jarak sekitar 150 meter,” ujarnya dalam laporan.

Dalam penanganan tersebut, petugas Damkarmat berkoordinasi dengan Masyarakat Peduli Api (MPA) Kecamatan Teluk Sampit. Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar satu hektare.

Setelah kondisi di lokasi dinyatakan aman, petugas mengakhiri operasi dan kembali ke Pos Sektor Mentaya Hilir Selatan sekitar pukul 17.00 WIB.

Sementara itu, Ketua Regu Pos Sektor Telawang Rusdiansyah melaporkan kejadian kebakaran lahan kosong dan semak belukar di Jalan Jenderal Sudirman Km 89, Sebabi, Kecamatan Telawang.

Informasi diterima petugas sekitar pukul 13.36 WIB. Satu unit mobil tangki pemadam kebakaran dikerahkan menuju lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 14.00 WIB dan langsung melakukan penilaian situasi sebelum melaksanakan pemadaman.

“Lahan yang terbakar diperkirakan memiliki luas sekitar 100 x 60 meter. Dalam penanganannya, petugas turut berkoordinasi dengan Polsek Telawang, PLN Telawang dan petugas keamanan setempat,” ujarnya.

Api berhasil ditangani dan operasi pemadaman dinyatakan selesai sekitar pukul 16.20 WIB.

Kebakaran lahan ketiga terjadi di Jalan Kembali III, RT 22, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.

Laporan Ketua Regu Pos Sektor Eka Bahurui Ahmad Jainuri menyebutkan, informasi kebakaran diterima dari masyarakat melalui pesan WhatsApp sekitar pukul 14.30 WIB.

Petugas kemudian berangkat menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 14.55 WIB. Setelah melakukan penilaian situasi, petugas langsung melakukan pemadaman.

Kebakaran hanya menghanguskan lahan kosong dan semak belukar dengan luasan sekitar lima meter persegi. Api berhasil dipadamkan dan operasi dinyatakan selesai pada pukul 15.25 WIB.

Tiga kejadian tersebut menambah daftar kebakaran lahan yang terjadi di Kotim pada Kamis 23 Juli 2026 yang mana sudah ada enam kejadian yang ditangani BPBD berkolaborasi dengan Damkar dan TNI dan masyarakat. Kondisi cuaca yang cerah dan panas membuat lahan kosong serta semak belukar menjadi rawan terbakar.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan, terutama di tengah kondisi cuaca kering dan minim hujan. (Nardi)


baca juga ...  Masih Ada, Pemukiman Kumuh di Kotim
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!