Banggar DPRD Kalteng Usulkan Kenaikan PAD Rp3 Triliun, Junaidi: Agar Tak Bergantung ke Pusat

SYAUQI/BERITA SAMPIT - Wakil Ketua Badan Anggaran DPRD Kalteng, Junaidi.

– Badan Anggaran (Banggar) (Kalteng) mengusulkan kenaikan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2027 menjadi Rp3 triliun. Angka ini meningkat dari usulan awal Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sebesar Rp2,8 triliun.

Wakil Ketua Banggar DPRD Kalteng, Junaidi, mengatakan langkah tersebut ditempuh agar pemerintah provinsi dapat mengoptimalkan kemandirian fiskal dan mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pusat.

“Kemudian kenapa kita mengangkat PAD, kita bersepakat di kebijakan umun 2027 bahwa kita bertumpu pada kemampuan daerah dalam rangka supaya kita 100 persen atau mungkin 50 persen tidak bergantung ke pusat,” ujar Junaidi uasai rapat, Selasa, 28 Juli 2026.

Ia berharap Kalteng mulai bergerak menuju kemandirian daerah dengan target kemampuan keuangan lokal berada di kisaran 60 hingga 65 persen. Guna mewujudkan hal itu, Banggar mendorong Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk menggenjot potensi dari sektor pajak dan retribusi daerah.

“Harapan kita kita sudah mulai mengarah ke kemandirian sendiri. Angka di 60-65 persen kemampuan daerah itu lebih bagus. Oleh karena itu kita mencoba menggenjot, memberikan motivasi kepada Bapenda kita untuk mengangkat PAD dari sektor pajak dan retribusi daerah dari Rp2,8 triliun ke angka Rp3 triliun,” tuturnya.

Dengan kalkulasi yang telah matang, Junaidi optimis target peningkatan pendapatan tersebut realistis dan dapat direalisasikan oleh pemerintah provinsi. “Dan kita yakin ini tercapai,” pungkasnya.

(Syauqi)

baca juga ...  DPRD Seruyan Bahas Raperda Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!