Gerakan Pangan Murah Jadi Upaya Pemkab Jaga Stabilitas Harga

IST/BERITASAMPIT - Warga mengantri membeli pangan murah di halaman Dinas Ketahanan Pangan .

– Pemerintah Kabupaten memanfaatkan Gerakan Pangan Murah sebagai salah satu strategi pengendalian inflasi daerah. 

Kegiatan yang menjadi rangkaian Hari Jadi ke-24 Kabupaten dan HUT ke-81 RI itu digelar di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten , Selasa 4 Agustus 2026.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Aprimeno Sabdey mengatakan inflasi pada pekan keempat Juli 2026 tercatat sebesar 0,84 persen. 

Melalui Gerakan Pangan Murah, pemerintah ingin menjaga keterjangkauan harga bahan pokok sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Kegiatan ini juga merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah dengan pelaku usaha dalam menjaga stabilitas harga pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Aprimeno.

Wakil Bupati Abdul Hamid menambahkan pemerintah daerah akan terus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan karena kondisi ekonomi masih berpotensi memengaruhi harga sejumlah komoditas.

Menurutnya, langkah intervensi pasar melalui Gerakan Pangan Murah menjadi bentuk kehadiran pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyalurkan subsidi terhadap tujuh komoditas pangan strategis dengan besaran antara 5 hingga 35 persen dari harga eceran tertinggi di Kabupaten .

Selain penjualan bahan pangan bersubsidi, Pemkab juga memperkenalkan produk olahan pangan sehat hasil Kelompok PKK Bukit Indah. 

Produk tersebut dikembangkan menggunakan bantuan alat pengolah keripik dari Dinas Ketahanan Pangan Provinsi melalui program Tahun Anggaran 2026.

Pemerintah berharap kolaborasi antara pengendalian harga pangan dan pengembangan produk pangan lokal mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat (andre)

baca juga ...  Wabup Lamandau Sambut Kunjungan BNPB Terkait Verifikasi Rekonstruksi Jembatan Toka
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!