KUALA PEMBUANG – Upaya menghadapi ancaman perubahan iklim terus diperkuat hingga ke tingkat masyarakat. Melalui sosialisasi Program Kampung Iklim (ProKlim), warga Kabupaten Seruyan diajak menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan sekaligus membangun ketahanan terhadap dampak perubahan iklim yang semakin nyata.
Kegiatan yang digelar di Jalan Jenderal Sudirman No. 78, Selunuk, Kecamatan Seruyan Raya, Selasa 4 Agustus 2026, menjadi wadah untuk memperkenalkan ProKlim, sebuah program yang dikembangkan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup guna mendorong aksi nyata masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mengurangi dampak perubahan iklim.
Melalui ProKlim, masyarakat didorong berpartisipasi aktif dalam menekan emisi gas rumah kaca (GRK), meningkatkan kemampuan menghadapi berbagai risiko perubahan iklim, serta memperoleh pengakuan atas berbagai upaya pelestarian lingkungan yang dilakukan secara berkelanjutan di tingkat desa maupun kelurahan.

Sosialisasi tersebut menghadirkan Anggota Komisi XII DPR RI Sigit Karyawan Yunianto, Tenaga Teknis Ahli Pertama Kementerian Lingkungan Hidup Nanda Aditya Pratama, Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Seruyan M. Syahrian Noor, Wakil Ketua Komisi A DPRD Seruyan Subani, serta perwakilan Camat Seruyan Raya, Erwin Supardi.
Kehadiran para pemangku kepentingan dari pemerintah pusat, daerah, hingga legislatif menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat kolaborasi menghadapi tantangan perubahan iklim. Edukasi kepada masyarakat dinilai menjadi langkah penting agar upaya pengendalian lingkungan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Kegiatan sosialisasi ini juga mendapat antusiasme dari masyarakat setempat yang hadir untuk menambah wawasan mengenai pentingnya menjaga lingkungan. Diharapkan, melalui ProKlim akan lahir lebih banyak kampung yang mampu menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan, pengurangan emisi, serta peningkatan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim.
(ASY)












