SUKAMARA – Upaya memperkuat perlindungan sosial masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sukamara. Sebanyak 1.966 penerima manfaat tercatat menerima bantuan pangan melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) pada Juli 2026.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara langsung oleh Bupati Sukamara Masduki kepada masyarakat Kecamatan Sukamara di Lapangan Mini, Senin 4 Agustus 2026.
Program KHBS menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama dalam menghadapi tekanan ekonomi dan meningkatnya kebutuhan hidup.
Berdasarkan data penerima bantuan pangan KHBS Juli 2026, Kecamatan Sukamara menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbanyak, yakni 995 orang. Selanjutnya Kecamatan Balai Riam sebanyak 287 penerima, Kecamatan Jelai 269 penerima, Kecamatan Permata Kecubung 250 penerima, dan Kecamatan Pantai Lunci sebanyak 165 penerima.
Untuk Kecamatan Sukamara, penerima tersebar di sejumlah desa, dengan jumlah terbesar berada di Desa Mendawai sebanyak 403 penerima dan Desa Padang sebanyak 372 penerima. Selanjutnya Kartamulia 87 penerima, Natai Sedawak 54 penerima, Pangkalan Muntai 40 penerima dan Pudu 39 penerima.
Sementara itu, di Kecamatan Jelai, penerima terbanyak berada di Kelurahan Kuala Jelai dengan 213 penerima, disusul Sungai Baru 22 penerima, Pulau Nibung 18 penerima, Sungai Raja 14 penerima dan Sungai Bundung 2 penerima.
Di Kecamatan Balai Riam, bantuan tercatat disalurkan kepada 287 penerima, yang tersebar di Air Dua 21 orang, Balai Riam 39 orang, Bangun Jaya 33 orang, Bukit Sungkai 78 orang, Jihing 40 orang, Lupu Peruca 42 orang, Pempaning 6 orang dan Sekuningan Baru 28 orang.
Sedangkan Kecamatan Permata Kecubung tercatat memiliki 250 penerima, sementara Kecamatan Pantai Lunci sebanyak 165 penerima.
Bupati Sukamara Masduki mengatakan, bantuan pangan KHBS diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat dengan sebaik-baiknya. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan, program tersebut diharapkan mampu meringankan beban ekonomi keluarga penerima manfaat.
“Bantuan pangan dari program Kartu Huma Betang Sejahtera ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan bijaksana. Semoga bantuan ini dapat membantu ekonomi serta memperkuat perlindungan sosial bagi masyarakat Kabupaten Sukamara,” ujar Masduki.
Ia juga meminta seluruh jajaran pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa serta relawan KHBS untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program tersebut agar berjalan transparan, akuntabel dan tepat sasaran.
Masduki menegaskan, akurasi data menjadi salah satu hal penting dalam memastikan masyarakat yang benar-benar membutuhkan tidak terlewat dari program bantuan pemerintah.
“Apabila masih ada masyarakat yang memenuhi kriteria namun belum terdata, mari kita bersama-sama melakukan koordinasi sesuai mekanisme yang berlaku agar data penerima bantuan semakin akurat,” katanya.
Dengan total 1.966 penerima manfaat di lima kecamatan, pemerintah berharap program KHBS dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat jaring pengaman sosial sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar. (enn)












