BEM UPR Terpilih Jadi Koordinator Isu Minerba BEM SI Kerakyatan di Munas XIX Jambi

IST/BERITA SAMPIT - Pengurus BEM UPR saat menghadiri Munas BEM SI ke-XIX di Jambi.

– Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEM UPR) mendapat amanah strategis sebagai Koordinator Isu Mineral dan Batubara (Minerba) BEM SI Kerakyatan dalam agenda Musyawarah (MUNAS) BEM SI ke-XIX yang diselenggarakan di Jambi pada 27 Juli-2 Agustus 2026 kemarin.

​Kepercayaan tersebut menjadi capaian penting bagi BEM UPR sekaligus menjadi bentuk pengakuan atas komitmen dan konsistensi dalam mengawal berbagai persoalan strategis terkait pengelolaan sumber daya alam, khususnya sektor mineral dan batubara.

“Terpilihnya BEM UPR sebagai Koordinator Isu Minerba bukan semata-mata tentang sebuah posisi, tetapi merupakan amanah dan tanggung jawab untuk mengonsolidasikan gerakan, memperkuat kajian, serta mengawal isu pertambangan di tingkat ,” ujar Ketua BEM UPR Jales Veva, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Sebagai salah satu wilayah yang memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar, (Kalteng) menghadapi berbagai persoalan dalam tata kelola pertambangan serta dampak lingkungan sekitar yang menyertainya.

Posisi strategis ini dinilai akan memperkuat posisi tawar gerakan mahasiswa dalam menyuarakan berbagai persoalan baik agraria hingga lingkungan yang kerap luput dari perhatian publik maupun pemangku kebijakan.

“Kami melihat banyak persoalan dari hulu ke hilir sektor pertambangan yang membutuhkan perhatian serius, mulai dari kerusakan lingkungan, konflik lahan, hingga persoalan regulasi yang merugikan masyarakat lokal,” tambah Jales Veva.

Melalui mandat baru ini, BEM UPR bertekad untuk segera merumuskan langkah konsolidasi bersama aliansi kampus lainnya yang tergabung dalam BEM SI Kerakyatan.

​”Ke depan, kami siap merangkul seluruh elemen mahasiswa untuk bersama-sama mengawal kebijakan pemerintah agar sektor pertambangan dan energi benar-benar memberikan keadilan dan kesejahteraan bagi rakyat, bukan sebaliknya,” tutupnya.

(Syauqi)

baca juga ...  Suhu Panas Menyengat di Palangka Raya, BMKG: Dampak Siklon Tropis di Wilayah Perairan Filipina
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!