Bupati Kotim Harap Kabut Asap Tak Ganggu Upacara HUT RI

NARDI/BERITASAMPIT - Bupati (Kotim) Halikinnor saat diwawancarai.

SAMPIT – Bupati Timur (Kotim) Halikinnor mengukuhkan anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu, 16 Agustus 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Halikinnor berharap kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak mengganggu pelaksanaan upacara pengibaran Sang Saka Merah Putih pada Senin, 17 Agustus 2026.

Halikinnor mengatakan, kondisi asap memang masih terlihat pada pagi hari. Namun, berdasarkan kondisi yang dilihatnya, jarak pandang mulai membaik setelah memasuki sekitar pukul 08.00 WIB.

“Memang saat ini kita sedang karhutla, tapi kita ketahui bahwa saat ini sudah jam 8 sudah cukup bagus pemandangan kita, kecuali kalau pagi hari,” ujar Halikinnor.

Menurutnya, upacara HUT ke-81 RI dijadwalkan mulai pukul 09.00 WIB. Ia berharap kondisi udara dan jarak pandang pada waktu tersebut cukup baik sehingga tidak menghambat jalannya upacara.

“Harapan saya, saya melihat pagi tadi memang ada asap, ada agak kabut, tapi sudah cukup terang. Jam kita kan tidak pagi hari untuk upacara itu, jam 9 mulainya. Jadi, insyaallah itu tidak ada hambatannya,” katanya.

Sementara itu, Halikinnor juga menyampaikan harapannya kepada anggota Paskibraka yang telah dikukuhkan agar dapat menjalankan tugas dengan baik dan khidmat.

“Kita berdoa mudah-mudahan mereka dalam melaksanakan tugas yang berat namun mulia ini bisa diberikan , keafiatan, sehingga besok dalam pelaksanaan tugas itu bisa berjalan dengan baik, khidmat, sesuai dengan yang kita harapkan,” ujarnya.

Halikinnor menegaskan, penanganan karhutla tetap dilakukan oleh tim pemadam, khususnya setelah Kotim menetapkan status tanggap darurat karhutla.

Upaya tersebut diharapkan turut menjaga kondisi udara agar aktivitas masyarakat, termasuk rangkaian peringatan HUT RI, dapat berlangsung lancar. (Nardi)

baca juga ...  Pemkab Kotim Laksanakan Tanam Padi Serentak di Lahan Cetak Sawah Rakyat
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!