Jalan Sehat Jadi Momentum Haji dan Umrah di

DENNY/BERITASAMPIT - Bupati Rifa'i saat melepas peserta Jalan Sehat Mabrur dan Berkah di halaman Kantor Kemenhaj Kabupaten .

– Pesan kehati-hatian dalam memilih penyelenggara perjalanan ibadah umrah menjadi salah satu perhatian Bupati H Ahmad Rifa'i saat melepas peserta Jalan Sehat Mabrur dan Berkah di halaman Kantor Kemenhaj Kabupaten , Jumat 14 Agustus 2026.

Kegiatan yang digelar Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Kemenhaj Kabupaten tersebut tidak hanya menjadi agenda bersama, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya calon jamaah haji (CJH) yang akan menjalani persiapan keberangkatan. Kegiatan turut dirangkai dengan pemeriksaan serta pembagian doorprize.

Bupati Ahmad Rifa'i mengatakan keberadaan Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh informasi dan layanan terkait penyelenggaraan ibadah haji. Menurutnya, lembaga tersebut memiliki peran penting sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin menunaikan ibadah haji.

Ia juga mengingatkan masyarakat yang berencana menjalankan ibadah umrah agar tidak tergiur hanya oleh penawaran biaya murah. Sebelum menentukan pilihan, calon jamaah perlu memastikan penyelenggara perjalanan ibadah umrah (PPIU) yang digunakan memiliki legalitas dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Jangan hanya mengejar biaya umrah yang murah tetapi mengabaikan legalitas dari penyelenggara. Masyarakat bisa berkoordinasi dengan Kemenhaj untuk mendapatkan informasi mengenai PPIU yang memiliki legalitas,” ujar Ahmad Rifa'i.

Sementara itu, Kepala Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu Kemenhaj Kabupaten Riduan Sardani menjelaskan Jalan Sehat Mabrur dan Berkah merupakan kegiatan perdana yang dilaksanakan pihaknya bersama sejumlah PPIU di Kabupaten . Selain menjadi sarana kebersamaan, kegiatan tersebut juga dirancang sebagai bagian dari rangkaian memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Riduan menyebut peserta jalan sehat berasal dari berbagai unsur pemerintah dan masyarakat, termasuk CJH yang masuk dalam daftar keberangkatan tahun 2027. Saat ini tercatat 49 orang dalam daftar CJH, namun jumlah tersebut masih dapat berubah karena proses penetapan belum final, termasuk kemungkinan adanya jamaah yang batal berangkat akibat meninggal dunia, berhalangan, maupun tidak memenuhi persyaratan . (denny)

baca juga ...  Bupati Pulang Pisau Tanam Pohon di Hutan Desa Gohong, Imbau Warga Jaga Kelestarian Alam
Bagikan:
Berita Populer
error: Content is protected !!