SAMPIT – Kabut asap yang menyelimuti wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menjadi perhatian jajaran Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Kotim.
Kondisi tersebut dinilai berpotensi membahayakan aktivitas transportasi air, khususnya di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Mentaya.
Untuk mengantisipasi kecelakaan di perairan akibat terbatasnya jarak pandang, personel Satpolairud Polres Kotim turun langsung memberikan imbauan keselamatan kepada para motoris, juru mudi dan nakhoda kapal maupun kelotok yang beroperasi di Sungai Mentaya.
Kegiatan penyuluhan tersebut dilaksanakan pada Kamis 22 Oktober 2026, sekitar pukul 10.00 hingga 10.30 WIB, di atas kapal feri penyeberangan DAS Mentaya, kawasan pinggiran Sungai Mentaya, Sampit.
Dalam kegiatan itu, dua personel Satpolairud Polres Kotim, yakni Iptu Maman Subianto Prayitno dan Aiptu Deddy P, menyampaikan sejumlah pesan keselamatan kepada para pengguna transportasi air.
Petugas mengingatkan para motoris agar lebih berhati-hati ketika mengemudikan kapal atau kelotok. Pasalnya, kabut asap dapat menghalangi pandangan sehingga keberadaan kapal lain di sekitar jalur pelayaran sulit terlihat.
Bahkan, apabila kondisi jarak pandang dinilai tidak memungkinkan untuk berlayar, para motoris disarankan menunda perjalanan hingga kondisi cuaca membaik dan jarak pandang kembali normal.
Selain itu, para motoris juga diingatkan untuk selalu menyalakan lampu navigasi atau lampu kapal, baik ketika sedang berlayar maupun saat kapal berlabuh jangkar. Hal tersebut penting agar keberadaan kapal dapat diketahui oleh pengguna transportasi air lainnya.
Tidak kalah penting, petugas mengingatkan agar setiap kapal menyediakan dan menggunakan perlengkapan keselamatan, terutama jaket pelampung atau life jacket, baik bagi motoris maupun seluruh penumpang.
Kasat Polairud Polres Kotim AKP Roni Paslah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan pelayaran, khususnya saat kondisi kabut asap melanda wilayah Kotim.
“Kami mengimbau kepada seluruh motoris, nakhoda kapal maupun pengemudi kelotok agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di perairan. Apalagi ketika kabut asap menyebabkan jarak pandang terbatas,” imbaunya.
Ia juga mengingatkan agar para motoris tidak memaksakan diri untuk tetap berlayar apabila kondisi cuaca dan jarak pandang membahayakan perjalanan.
“Jika jarak pandang sudah sangat terbatas, sebaiknya perjalanan ditunda terlebih dahulu sampai kondisi memungkinkan. Pastikan juga lampu kapal menyala dan perlengkapan keselamatan tersedia serta digunakan oleh penumpang,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Satpolairud Polres Kotim berharap para pengguna transportasi air semakin meningkatkan kewaspadaan dan disiplin dalam mematuhi aturan keselamatan pelayaran.
Langkah preventif ini diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan air, khususnya tabrakan antarkapal akibat terbatasnya jarak pandang di sepanjang DAS Mentaya.
(Jimmy)











