FGD Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla Wadah Koordinasi Bersama

– Kapolres AKBP Sulistiyono mengatakan bahwa Focus Group Discussion (FGD) pencegahan dan penanggulangan karhutla digelar untuk menjalin koordinasi bersama antara pihaknya dan aparat serta masyarakat.

“Kegiatan ini untuk mejalin koordinasi dengan aparatur perdesaan, tokoh masyarakat atau stakeholder terkait permasalahan karhutla,” kata Sulistiyono, Rabu (25/9/2019).

Sulistiyono menerangkan bahawa FGD digelar untuk membahas masalah bagi para pelaku pembakar lahan, selain itu juga dibahas mengenai pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah Polres .

“Kita juga sampaikan ke masyarakat dampak yang ditimbulkan akibat asap kebakaran bagi tubuh. Sehingga saat mereka memahami, kita harapkan masyarakat bisa menjadi lebih sadar,” jelas Sulistiyono.

Dalam kegiatan yang mengundang seluruh seluruh kepala , tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh wanita dan babinkamtibmas serta Bupati , Windu Subagio yang membuka langsung kegiatan Kapolres berharap agar masyarakat memahami dampak jika menjadi pelaku pembakaran hutan dan lahan.

“Dengan mengetahui adanya sanksi atau ancaman hukuman dan denda yang diberikan bagi pelaku pembakar lahan maka diharapkan dapat menurunkan tindakan dari masyarakat yang akan membakar lahan,” harap Sulistiyono.

Sulistiyono menegaskan jika penanggulangan Karhutla sudah dilaksanakan secara maksimal sehingga pada kegiatan ini akan diketahui apabila ada kendala di lapangan.

“Tentunya keterlibatan dari perangkat dan tokoh masyarakat ini akan memberikan dampak yang sangat besar bagi upaya pencegahan kebakaran lahan,” tukasnya. (enn/beritasampit.co.id)

baca juga ...   Bupati Sukamara Bakal Gelar Open House Idulfitri 1446 Hijriah 
Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Populer
error: Content is protected !!