SUKAMARA – Bupati Sukamara Windu Subagio menginginkan Sukamara menjadi sentra penghasil serai di Indonesia.
Hal itu diungkapkan Windu Subagio saat tanam persana serai di Desa Sungai Damar, Kecamatan Pantai Lunci, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah pada Sabtu (7/12/2019).
“Kita ingin Sukamara nanti menjadi sentra utama penghasil serai di Indonesia inginnya seperti itu dan hari ini kita mulai langkah pertama untuk pengembangan serai di Sukamara,” ujar Windu usai taman serai perdana.
Windu mengharapkan masyarakat sekitar dapat memahami tujuan jangka panjang Pemerintah Daerah melakukan pengembangan tanaman serai diwilayah pesisir Sukamara itu.
“Saya harap masyarakat juga memahami apa yang menjadi tujuan kita, sehingga masyarakat juga ikut terlibat dan merasakan dampak serta manfaatnya,” kata Windu.
“Memang inginnya pemerintah saat ini mencari prodak yang bisa diandalkan dan berdampak pada masyarakat secara luas,” lanjut Windu.
Bupati Sukamara Windu Subagio mengatakan bahwa Pemkab telah telah menyiapkan 20 hektare lahan untuk pengembangan serai di dua kecamatan yaitu Pantai Lunci dan Jelai.
“Awal tanam sebanyak 120 ribu batang bibit serai yang akan di tanam di Desa Sungai Damar,” kata Windu Subagio.
“Sedangkan untuk lahan yang disiapkan seluas 20 Hektar nantinya akan jadi percontohan bagi masyarakat untuk mengembangkan tanaman serai, dan 10 hektar sudah siap ditanami dengan serai,” ujarnya.
Bibit tanaman serai dalam program budidaya di Desa Sungai Damar merupakan bibit dari investor yang nantinya akan mendirikan pablik penyulingan minyak serai.
“Nanti masyarakat sekitar bisa ikut mengembangkan tanaman pada lahan ataupun pekarangan yang dimiliki,” tukas Windu. (enn/beritasampit.co.id)












