SAMPIT – Kawasan PJU Nur Mentaya Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), berubah menjadi panggung megah pada malam pergantian tahun 2024 menuju 2025.
Beruntung cuaca malam itu cerah, sehingga ratusan masyarakat berbondong-bondong memenuhi lokasi yang terkenal dengan terowongan dengan cahaya indahnya itu, menciptakan suasana semarak di Jalan Tjilik Riwut Sampit.
Sejak pukul 19.00 WIB, pengunjung mulai berdatangan. Kawasan yang biasanya tenang, kini penuh dengan keramaian.
Hingga pukul 00.00 WIB percikan kembang api berbagai warna menghiasi langit, meledak bersahut-sahutan diiringi suara sorak kegembiraan. Terompet dari berbagai sudut menambah semarak malam.
Salah satu warga yang menikmati malam pergantian tahun tengah asyik memegang ponselnya mengabadikan momen pesta kembang api, pria itu bernama Rizaldi, dengan kaos putih dan celana jeans yang datang bersama keluarganya, menceritakan pengalamannya menikmati malam pergantian tahun di Nur Mentaya.
“Ramainya cukup terasa, namun sangat berbeda saat pertama kali Nur Mentaya diresmikan sampai macet total, sekarang lebih lancar,” ujarnya sembari menunjuk beberapa kendaraan di pinggir jalan.
Ia menilai tingkat keramaian masyarakat terbagi ke berbagai titik pada suasana tahun baru kali ini karena tidak ada agenda khusus yang digelar.
“Tapi malam ini tetap menyenangkan, karena masyarakat bebas mau menghabiskan malam tahun baru dimana,” tambahnya.
Meskipun kawasan Nur Mentaya menjadi primadona, sebagian pengunjung juga menyebar ke lokasi lain, seperti Ikon Jelawat, Taman Kota, pasar malam di Kawasan Stadion 29 Nopember, pusat perbelanjaan hingga ke kafe-kafe, setiap sudut kota dipenuhi kebahagiaan dan harapan baru.
Pesta kembang api malam itu menjadi simbol kebersamaan, melepas tahun lama dengan penuh harapan untuk masa depan. Di bawah langit yang dihiasi cahaya beraneka warna, masyarakat Kotim menikmati momen pergantian tahun dengan penuh keceriaan.
Hingga pesta kembang api berakhir sebagian masyarakat mulai pulang ke rumah masing-masing untuk beristirahat, sebagian masih ada yang berharap menikmati sisa malam tahun baru.
(nardi)












