SAMPIT – Dua tokoh yang telah berkontribusi aktif baik dalam pemikiran dan sumbangsih terhadap pembangunan yang dikenal sebagai figur dikalangan masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) telah berpulang pada awal tahun ini.
Pertama adalah mantan Wakil Bupati Kotawaringin Timur periode 2000-2005 ini wafat di RSUD Doris Sylvanus, pukul 12.30. HM Thamrin Noor meninggal di usia 69 tahun pada Rabu 25 Desember 2025 lalu.
Ketua STIE Sampit itu meninggalkan istri bernama Nanik Ismiyati, tiga anak, serta sembilan cucu, almarhum dikenal sebagai tokoh penting dalam pembangunan Kotim.
Pria kelahiran Banjarmasin 21 November 1955, mengawali karirnya sebagai Pegawai Negeri Sipil di Dispenda Kotim pada tahun 1981-1982, Wakil Ketua DPRD Kotim tahun 1992-1997, Ketua DPRD Kotim tahun 1997-1999.
Dirinya juga aktif di bidang keorganisasian, sebagai Ketua DPD AMPI Kotim pada tahun 1984-1989, Ketua DPD KNPI tahun 1988-1991, Ketua DPD Golkar 1983-1998 selama tiga periode, pembina PMII, Ketua Tanfidziyah PC NU Kotim tahun 2008-2016.
Juga menjabat sebagai Ketua Mustasyar PC NU Kotim tahun 2016-2024, Anggota Dewan Pertimbangan MUI Kotim tahun 2021-2026,Pembina Kadin Kotim, Ketua DPW Kalteng Partai Berkarya tahun 2021-2026, Ketua Dewan Pakar ICMI Kotim.
Kedua adalah HM Yusuf A Gani mantan Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur 2012-2015 yang tutup usia di Rumah Sakit Doris Sylvanus Palangka Raya pada pukul 10.25 WIB pada Selasa 14 Januari 2025.
Almarhum yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kotim dikenal sebagai tokoh Muhammadiyah yang dihormati serta guru yang disegani, juga menjabat sebagai dewan penasehat KAHMI Kotim.
Almarhum telah dimakamkan di Sampit pada Selasa 14 Januari 2025 lalu dengan dihadiri sejumlah pejabat, rekan, hingga keluarga.
Kedua tokoh itu telah berpulang dan dirasa oleh keluarga hingga rekan sangat kehilangan sosok yang begitu penting dalam setiap pemikiran dan sumbangsih pembangunan di Kotim.
(Jimmy)












